bpjs hapus tanggungan penyakit
Foto: Kompas

Klarifikasi Terkait Isu yang Beredar, BPJS Tetap Jamin Biaya 8 Penyakit

Beredarnya informasi bahwa BPJS sudah tidak menanggung lagi pembiayaan 8 penyakit katastropik menghiasi pemberitaan di beberapa media saat ini. Tentu hal ini mengakibatkan kekhawatiran di tengah masyarakat dan memicu beragam komentar dari berbagai pihak.

8 penyakit yang dimaksud adalah penyakit jantung, gagal ginjal, kanker, stroke, sirosis hepatitis, thelassemia, leukimia, dan homofilia. Menanggapi pemberitaan tersebut pihak BPJS langsung memberikan klarifikasi.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat menyatakan bahwa isu tersebut tidaklah betul. Semua hanya salah paham saja.

Kesalahpahaman diawali saat digelarnya diskusi pada Kamis lalu (23/11/2017). BPJS diminta paparan tentang perkembangan pengelolaan JKN-KIS.

Dalam pemaparan tersebut ditampilkan tentang mekanisme cost sharing yang diterapkan di beberapa negara maju semisal Jepang, Korea, Jerman dan lainnya. “Pada saat itu kami sedang memberikan refrensi akademik. Jadi jangan salah paham dulu, ya” katanya.

Nopi menyampaikan, sejak era Askes dulu, pemerintah telah memberikan subsidi bagi penyakit-penyakit katastropik. Pemberian dana tersebut telah berlangsung  sejak tahun 2004 sampai tahun 2013.

“Sejak PT Asker (Persero) bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan pada tahun 2014 silam sampai sekarang, belum ada regulasi tentang subsidi pemerintah untuk penyakit katastropik. Padahal dulu ada subsidi. Saat ini hal tersebut tengah diusulkan untuk revisi Perpres,” jelasnya seperti dilansir oleh Kompas.

Ia pun menegaskan bahwa BPJS masih tetap menjamin pembiayaan 8 penyakit tersebut. Karenanya beliau menghimbau kepada masyarakat agar tak perlu khawatir.

Sebagai badan hukum publik yang berada di bawah naungan Presiden langsung. Nopi menyampaikan pihaknya tunduk dan patuh terhadap segala kebijakan yang nantinya diambil oleh pemerintah.  []

 

 

 


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *