mertua menantu
Foto : sfgate.com

Konflik Menantu dengan Mertua, dan Tips Menghindarinya

Saat sudah berumah tangga, bukan hanya masalah dengan pasangan yang akan terjadi namun juga akan ada masalah antara menantu dan mertua.

Konflik antara menantu dan mertua merupakan salah satu masalah yang paling sering muncul dalam kehidupan rumah tangga, apalagi jika keduanya masih tinggal dalam satu rumah.

Saat terjadi permasalahan walaupun itu kecil dan sepele, namun bisa saja membesar dan melebar pada masalah lain. Sehingga hubungan kekeluargaan jadi berantakan.

Lalu masalah apa yang sering muncul antara mertua dan menantu? Biasanya, mertua selalu merasa bahwa menantunya kurang memberi perhatian pada anaknya. Masalah seperti inilah yang paling sering menimbulkan keretakan hubungan antara mertua dan menantu. Sehingga sang mertua akan meminta kepada menantunya untuk memberikan perhatiannya lebih pada anaknya itu. Padahal sang menantu belum biasa bertindak sesuai dengan apa yang diinginkannya tersebut.

Selain kurang memberikan perhatian, pemicu lain adalah masalah anak. Masalah anak pun bisa saja menimbulkan permasalahan antara menantu dan mertua, apalagi jika pasangan suami istri tersebut baru kali pertama punya keturunan. Selain itu, jika sudah menikah bertahun-tahun namun sang istri belum memberikan anak, itu pun bisa menjadi permasalahan antara mertua dan menantu.

Dalam urusan keuangan pun bisa menjadi permasalahan. Seperti contohnya, jika seorang suami memberikan uang pada orang tua, namun tidak memberitahu istrinya. Memang tujuannya baik, namun hal itu bisa menjadi permasalahan tersendiri antara mertua dan menantu.

Saat ada masalah-masalah tadi dalam kehidupan rumah tangga, lalu bagaimana cara menyelesaikannya? Masalah tersebut bisa terselesaikan yaitu dengan cara menjalin komunikasi yang baik antara kedua belah pihak, yaitu mertua dan menantu.

Pasangan suami istri sendiri maupun mertua harus lah memiliki sifat keterbukaan, jangan tertutup. Karena keterbukaan ini jalan terbaik untuk menghindari masalah.

Jika muncul sengketa istri dan mertuanya, suami harus bisa menunjukkan sikap yang baik dan adil agar tidak dipandang memihak istri atau orang tuanya sendiri.

Selain itu, mertua pun harus lah sadar diri bahwa anaknya tersebut sudah memiliki kehidupannya sendiri. Sehingga dia tidak lagi harus ikut campur tangan dalam kehidupan keluarga anaknya, kecuali dimintai saran atau pendapat oleh anak atau menantunya tersebut. []

Sumber : Abiummi.com


Artikel Terkait :

About Nuryani

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *