Unik, Informatif , Inspiratif

KPU Terus Selidiki WNA yang Miliki E-KTP

0

Belakangan ini sedang ramai diperbincangkan mengenai warga negara asing (WNA) yang memiliki hak pilih di Pemilu 2019, karena memiliki e-KTP.

BACA JUGA: Kasus e-KTP Diselidiki Kembali KPK

Beredarnya e-KTP milik WNA yang kini tinggal di Cianjur, Jawa Barat, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan meminta data WNA yang memiliki e-KTP kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan sinkronisasi data DPT.

“Poin pentingnya dari peristiwa ini, dengan adanya kekhawatiran publik bahwa WNA asing masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap), KPU segera berkoordinasi dengan Dukcapil Kemendagri. KPU akan minta data by name, by address, warga negara asing yang memiliki KTP elektronik,” kata Komisioner KPU Viryan Azisi di kantornya, Selasa 26 Februari 2019.

Saat dilakukan pengecekan e-KTP WNA di Kabupaten Cianjur, diketahui terdapat satu angka yang berbeda.

“Dengan NIK yang sama berdasarkan data DP4. Tapi di KTP el Pak Bahar ada 1 angka berbeda. Jadi angkanya setelah ditemui di rumahnya Pak Bahar ini NIK-nya pada angka ke-12 itu tertulis 7 di NIK-nya 2,” dia menjelaskan.

BACA JUGA: Tak Punya e-KTP, Tak Dapat Hak Pilih di Pemilu 2019

“Hal besarnya adalah KPU akan meminta data warga negara asing yang punya KTP elektronik. KPU punya kepentingan memastikan DPT kita itu tidak ada warga negara asing, karena warga negara asing tidak punya hak pilih. KPU akan memastikan itu,” tuturnya.[]

SUMBER: VIVA


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline