Unik, Informatif , Inspiratif

Kurang Tidur, Bagaimana Cara Menggantinya?

0 61

Sejumlah pakar tidur telah lama menekankan tentang pentingnya rutinitas tidur, hal tersebut berhubungan dengan ritme tubuh. Cara ini bisa meningkatkan kualitas serta kuantitas tidur secara keseluruhan.

Namun di samping itu, seperti dilansir TIME, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research membeberkan temuan berbeda.

BACA JUGA: Membereskan Tempat Tidur di Pagi Hari Ternyata Menyimpan Bahaya

Katanya, jika Anda tidak cukup tidur selama seminggu, maka menambah waktu tidur di akhir pekan dapat membantu memenuhi kebutuhan istirahat Anda. Bahkan mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan.

Penelitian tersebut didasarkan pada tanggapan survei terhadap lebih dari 38 ribu orang dewasa Swedia yang menjawab pertanyaan tentang kebiasaan gaya hidup, riwayat medis, dan durasi tidur. Para peneliti menggunakan data ini untuk menarik kesimpulan tentang bagaimana total waktu tidur, beraktivitas, serta risiko kematian.

Mengganti waktu tidur di akhir pekan

Para peneliti menganalisis data selama 13 tahun. Mereka menemukan bahwa orang yang tidur selama 5 jam atau kurang setiap malam, memiliki risiko kematian 65% lebih tinggi, dibandingkan mereka yang konsisten tidur selama 6−7 jam setiap malam.

Akan tetapi, saat melihat orang-orang yang kurang tidur pada hari biasa namun tidur lebih lama di akhir pekan, para peneliti menemukan sesuatu yang menarik.

Orang-orang tersebut tampaknya tidak memiliki risiko kematian yang lebih tinggi daripada kelompok yang tidur sekitar 7 jam setiap hari.

“Hal itu menunjukkan bahwa tidur di hari biasa dapat dikompensasikan selama akhir pekan,” tulis para peneliti di jurnal tersebut.

Peneliti dari Universitas Pennsylvania yang tidak terlibat dalam penelitian ini, Dr. David Dinges, menyebutkan bahwa temuan tersebut menarik. Meski begitu, dia menginginkan jika studi ini mampu dibawa pada jenjang yang lebih tinggi serta mendalam.

“Penelitian selama 13 tahun itu lama, tetapi lebih sebentar dibanding puluhan tahun. Pertanyaan sebenarnya adalah, apakah pola seperti ini akan memberikan perubahan biologis dari waktu ke waktu terkait pemulihan tidur,” ujarnya.

Studi lebih lanjut dilakukan demi mendapat hasil yang relevan. Para peneliti siap untuk membawa hasil temuan yang lebih akurat lewat sejumlah penelitian terbaru di masa mendatang.

Makin Banyak Tidur, Makin Turun Berat Badan?

Tips pola tidur sehat

Menurut dr. Vito A. Damay, menjaga pola tidur sangat penting demi siklus bioritmik tubuh. Dengan teraturnya siklus tersebut, tubuh akan terbiasa sehingga dapat mengeluarkan hormon sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.

“Sedangkan pola tidur yang tidak teratur akan membuat pengeluaran hormon dari dalam tubuh menjadi kacau. Hal ini membuat Anda stres, mengantuk di waktu yang tidak diinginkan, dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi,” ujar dr. Vito. []

SUMBER: KLIKDOKTER

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline