Unik, Informatif , Inspiratif

Kursi Rotan untuk Anak di Motor Berbahaya?

0

Salah satu aksesoris sepeda motor, bangku rotan, memang banyak kita temukan. Bangku yang dirancang sebagai bangku tambahan untuk anak balita ini ditempatkan di bagian depan antara pengendara dengan stang motor.

Meski banyak yang memakainya, kursi semacam ini ternyata sangat tidak dianjurkan karena bisa membahayakan keselamatan si kecil yang ada di kursi dan pengendara motor.

Hal ini diungkapkan Edo Rusyanto, Pemerhati Keselamatan Jalan, seperti dilansir vemale.com.

“Hal itu (kursi rotan) dapat mengurangi kemampuan pengendara menjaga keseimbangan ketika bermanuver seperti berbelok. Jangan lupa, prinsip bersepeda motor adalah menjaga kestabilan atau keseimbangan si roda dua melaju di atas aspal,” ujarnya.

Menempatkan anak di kursi tambahan juga artinya menambah jumlah penumpang. Hal ini melanggar aturan yang dianjurkan dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Di mana dalam peraturan itu disebutkan bahwa sepeda motor untuk dua orang; pengendara dan satu penumpang.

Karena belum banyak informasi mengenai keselamatan kursi seperti ini di masyarakat, maka wajar jika kemudian kursi rotan ini banyak dijual bebas baik offline maupun secara online.

Jika kita kaji kembali, penempatan anak di bagian depan dengan kursi tambahan justru akan membahayakan keselamatannya.

Edo memberi tips berkendara dengan lebih aman pada orangtua yang memiliki balita atau pun anak di bawah usia 12 tahun. Prinsip pertama adalah pengendara dan penumpang mesti ‘menyatu’ dan penumpang berpegangan erat dengan pengendara.

“Selain itu, seirama dengan gerakan pengendara, maksudnya tidak berlawanan arah seperti satu ke kanan dan satu ke kiri. Hal ini bisa mengganggu keseimbangan pengendara dalam menstabilkan sepeda motor agar tetap melaju,” pungkasnya. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.