Presiden Turki Erdogan

Lagi, Pemerintah Turki Pecat Ratusan Pegawai Negeri yang Terlibat Kudeta

INSPIRADATA. Pemerintah Turki melakukan pemecatan birokrat secara besar-besaran, baru-baru ini, Pemerintah telah memberhentikan 107 hakim dan jaksa atas dugaan keterlibatan mereka pada percobaan kudeta, Juli tahun lalu, demikian menurut laporan televisi Turki, Jumat (5/5). Pemecatan tersebut merupakan pembersihan terhadap pihak yang ingin mengkudeta pemerintah. Demikian disitat dari Republika, Sabtu (6/6/2017).

Hingga kini, Turki telah memecat sekitar 145 ribu pegawai, mulai dari petugas keamanan, akademiki dan birokrat di pemerintahan. Sedangkan jumlah hakim dan jaksa yang diberhentikan sudah mencapai 4.238 orang.

Ankara selama ini menuding jaringan ulama Turki yang bermukim di Amerika Serikat, Fethullah Gulen, sebagai pihak yang berupaya melakukan kudeta Juli lalu. Gulen membantah dirinya terlibat. Perintah penahanan dikenakan terhadap para hakim dan jaksa yang dipecat, kata Turkish TV seperti dikutip Reuters.

Setelah pemberontakan terjadi, sudah lebih dari 40 ribu orang ditahan. Lalu, peristiwa tersebut juga telah menewaskan sekitar 240 orang, sebagian besar warga sipil.

Otoritas Turki pada Sabtu (6/5) mengusir lebih dari 3.900 orang dari dinas sipil dan militer yang dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional. Pemecatan terhadap para personel itu dilakukan setelah jajak pendapat diselenggarakan pada April.

Kelompok-kelompok penyokong hak asasi manusia serta sejumlah negara Barat sekutu Turki mengatakan bahwa jajak pendapat tersebut membawa Turki, yang merupakan anggota NATO dan kandidat anggota Uni Eropa, mendekati penguasaan oleh satu sosok. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *