Pria masukan belut kedalam anusnya sendiri alasannya bikin dahi mengkerut

Lagi Tren Masukan Belut ke Anus, Alasannya Bikin Dahi Mengkerut

INSPIRADATA. Seorang pria di China harus menjalani sebuah operasi untuk mengeluarkan belut rawa dari perutnya. Hal ini sontak membuat geger warga China karena hal ini terjadi bukan karena kecelakaan semata melainkan karena ulah pria ini yang sengaja memasukan belut tersebut melalui anusnya.

Dilansir oleh Brilio, menyebutkan bahwa ada berbagai versi alasan pasien tersebut memasukkan belut rawa sepanjang setengah meter ke dalam anus. Situs Live Leak melaporkan bahwa belut tersebut digunakan untuk kepuasan seksual. Namun menurut laman Shanghaiist, pasien tersebut ingin menyembuhkan sembelitnya.

Belut berhasil di keluarkan dari perut
Belut berhasil di keluarkan dari perut

Setelah ditelusuri ternyata alasan pria ini memasukan belut kedalam lubang anusnya yaitu untuk kepuasan seks semata. Belut pun akhirnya berhasil dikeluarkan dari perut pria tersebut dalam keadaan hidup-hidup.

Ternyata tren memasukkan belut ke dalam anus ini sudah tiga kali terjadi. Dalam kurun waktu sebulan, telah dilaporkan dua pasien dibawa ke rumah sakit di Guangzhou, China dengan kasus yang sama.

Sebulan yang lalu, seorang pria bernama Liu harus dilarikan ke rumah sakit di Guangzhou, China setelah memasukkan belut lewat anus. Ia menganggap apa yang dilakukannya itu bisa menyembuhkan sembelit yang sedang dideritanya. Belut sepanjang setengah meter itu pun berhasil dikeluarkan dalam keadaan mati oleh dokter.

Sebelumnya, pada tahun 2010 juga pernah terjadi kasus yang sama. Namun kasus ini berakhir dengan tragis. Seorang pria di Sinchuan meninggal setelah seorang temannya memasukkan seekor belut ke dalam anus si pria dengan niatan mengerjai. Belut itu pun menggerogoti isi perutnya, menyebabkan luka parah dan menyebabkan ia meninggal dunia. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *