orang jawa menikah dengan orang sunda
Foto: hennabalikpapanblogspot

Laki-laki Mandul, Sah Menikah?

PERNIKAHAN merupakan suatu ikatan yang paling diidamkan bagi setiap orang. Di mana dua insan yang saling menjalin kasih bersatu dalam membina rumah tangga. Berawal dari pernikahan itu, dua insan tersebut dapat memperoleh penerus mereka, yakni seorang anak. Ya, anak menjadi tujuan utama adanya pernikahan. Karena bumi ini tak akan berpenghuni jika tidak adanya keturunan.

Namun sayang, hidup di dunia ini tak selamanya berjalan dengan mulus. Ada kalanya tantangan serta rintangan datang menghadang. Salah satunya dialami oleh orang-orang yang memang tidak bisa menghasilkan keturunan (mandul). Hal ini bukan hanya dialami oleh pasangan yang sudah menikah, pemuda pun ada yang mengalaminya. Seorang pemuda yang mampu memberi nafkah keluarga, tetapi menurut dokter dia mandul, apakah boleh untuk menikah?

Setiap pernikahan haruslah berlandaskan pada pergaulan yang baik dan kebahagiaan rumah tangga. Salah satu pelengkap bagi kebahagiaan dalam rumah tangga adalah adanya keturunan, yang selalu diidam-idamkan suami istri.

Oleh karena itu, seorang yang bermaksud berumah tangga, tetapi mandul, hendaklah berterus terang keadaannya kepada calon pendampinya sebelum meminang. Apabila calon istri rela menerima keadaan itu, rela hidup mendampinginya tanpa harapan memperoleh keturunan, pernikahan itu sah.

Memang tidak jarang pasangan suami istri hidup bahagian walau pun tanpa dikaruniai anak. Hal tersebut merupakan kehendak mutlak Allah. Manusia tidak dapat mencampuri urusan-Nya. Allah SWT berfirman di dalam Al-Quran, “Dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa,” (QS. Asy-Syuura: 50). []

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *