Unik, Informatif , Inspiratif

Lalu, Untuk Apa Shalat Istikharah?

0
, Lalu, Untuk Apa Shalat Istikharah?
untuk apa shalat istikharah (foto: targhib)

INSPIRADATA. Shalat Istikharah merupakan shalat sunnah yang biasa dikerjakan oleh Nabi s.a.w, beberapa referensi menjelaskan dan bahkan banyak dianggap bahwa shalat tersebut berfungsi untuk memustuskan salah satu perkara yang membingungkan, benarkah? Lalu untuk apa shalat Istikharah? Sebenarnya.

Shalat istikharah merupakan salah satu agenda kegiatan harian Nabi pada pagi hari setelah Shalat Dhuha, memang dalam hadits dijelaskan untuk memastikan suatu perkara,

Rasulullah dalam sebuah hadits riwayat Jabir bin Abdillah ra bersabda:

اذا هم أحد كم بالأمر فليركع ركعتين ثم ليقل: أللهم… (رواه البخاري)

 “Apabila di antara kalian (muslimin) mendapat kebingungan dalam suatu perkara, maka ruku’ lah (shalat) dua perkara, kemudian berdo’a… (H. R Bukhari)

Kemudian diteruskan dengan do’a di bawah ini, setelah shalat dilakukan. Mari kita telusuri dari terjemahan atau makna do’a tersebut:

BACA JUGA
Waktu-Waktu Mustajab Do’a
10 Sebab Do’a Tidak Dikabulkan

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.” 

Dalam do’a tersebut, pertama disebutkan untuk meminta pilihan yang tepat atau singkatnya meminta pilihan.

Kedua, dalam do’a tersbut diteruskan pula untuk menegaskan perkara yang telah diilih dan dikerjakan, jika itu baik maka baikkanlah, jika buruk maka hilangkanlah.

Secara singkat, kita bisa menggunakan sholat tersbut, selain mengharap ke-Ridhaan Allah, pun begitu dengan dua perkara di atas dalam keseharian.

Adapun hasil yang akan didapat, sebagian ulama menyebutkan akan adanya mimpi mengenai petunjuk, simbol-simbol atau ciri lain sebagai pertanda, dan sebagainya. Tapi kita niatkan saja semata untuk meraih ke-ridhaan Allah.[]

Dari berbagai referensi


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.