suku eskimo
suku eskimo

Lama Siang 24 Jam, Bagaimana Cara Puasa Orang Eskimo?

INSPIRADATA. Matahari bersinar rendah di kaki langit wilayah Arktik, Kutub Utara. Hanya sekejapan mata setelah tengah malam menyapa. Jika orang muslim diwajibkan melksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, lalu bagaimana nasib mereka yang tinggal di wilayah ini?

1. Siang terus saat musim panas, malam terus saat musim dingin

Begitulah yang dirasakan orang-orang Eskimo atau penduduk yang tinggal di kawasan Kutub Utara. Mereka tidak bisa menikmati teriknya siang dan gelapnya malam layaknya kita yang tinggal di daerah tropis.

Hari akan selalu siang saat musim panas dan selalu malam saat musim dingin. Sedangkan datangnya bulan Ramadan tak selalu di musim-musim tersebut.

2. Bukan berpuasa 24 jam, tapi ikut aturan waktu Mekah

Komunitas Muslim di Norwegia yang terletak di kawasan Kutub Utara tersebut mengikuti waktu Mekah untuk menjalankan ibadah puasa.

Misalnya, jika di Mekah mulai berpuasa jam 5 pagi waktu Mekah, maka orang di Kutub Utara akan berpuasa juga jam 5 pagi tapi waktu Kutub Utara. Begitu pula dengan waktu buka puasanya.

3. Bisa pula ikut waktu negara terdekat yang siang atau malamnya tidak 24 jam

Ada beberapa kemungkinan puasa orang Eskimo mengikuti waktu dari wilayah terdekat yang siang atau malamnya tidak 24 jam. Intinya disebutkan jika Allah tidak pernah memberatkan hambanya, termasuk jika tidak kuat berpuasa.

Sungguh luar biasa ya, perjuangan umat Muslim di Kutub Utara. []

Sumber: IDNTimes


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *