Unik, Informatif , Inspiratif

Lapisan Ozon Mulai Sembuh dari Kerusakan

0 1.064

Lapisan Ozon menipis sejak akhir 1970. Sejak itu para ahli menyerukan agar penggunaan bahan kimia yang dapat merusak Ozon tidak digunakan lagi. Kini seruan ilmuwan itu membuahkan hasil.

Dari sebuah studi, kini diketahui bahwa lapisan ozon di atas belahan bumi utara akan benar-benar membaik pada 2030-an dan lubang ozon yang menganga di Antartika akan hilang di 2060-an.

“Ini benar-benar kabar baik,” kata Kepala Ilmuwan Bumi di NASA’s Goddard Space Flight Center yang juga peneliti di laporan tersebut.

BACA JUGA: Inilah Kota Papan yang Bebas Polusi di Asmat Papua

Kabar baik ini disampaikan dalam sebuah laporan Persatuan Bangsa-Bangsa baru-baru ini dan disampaikan di sebuah konferensi di Quito, Ekuador. Dalam laporan itu dijelaskan bahwa Lapisan ozon pelindung bumi perlahan mulai sembuh dari kerusakan akibat penggunaan aerosol dan pendingin.

Lapisan ozon rusak akibat penggunaan CFC (iStock)

Fungsi Lapisan ozon adalah melindungi manusia dan tumbuhan lain. Lapisan ini berfungsi melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker kulit, kerusakan tanaman, dan berbagai permasalahan lainnya.

Lapisan Ozon ini dapat rusak karena penggunaan bahan kimia buatan manusia yang disebut chlorofluorocarbons (CFC) melepaskan klorin dan bromin.

Dengan penemuan CFC sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon, maka dibuat ‘’protokol Montreal’ . Protokol itu dibuat pada 1987, negara-negara di seluruh dunia menyetujuidan disetujui oleh negara negara lain. Protokol Montreal yang berisi tentang penghapusan CFC, serta penggantian kaleng semprot dalam bisnis di masa mendatang.

Perlu diwaspadai bahwa ini belum sepenuhnya berhasil. Beberapa masalah masih bisa terjadi.

BACA JUGA: Berapa Berat Bumi?

“Kita hanya berada pada titik di mana pemulihan mungkin telah dimulai,” kata Brian Toon dari University of Colorado yang tidak termasuk dalam penelitian tersebut. Dia juga melihat beberapa pengukuran ozon yang belum meningkat.

Teknologi baru bisa menyebabkan masalah bagi lapisan ozon (iStock)
Masalah lain yang juga diungkapkan dalam laporan tersebut muncul dari teknologi baru yang memperlihatkan peningkatan emisi dari CFC di Asia Timur.

Karena itu dibutuhkan pengganti untuk pendingin mobil dan kulkas dengan bahan yang tidak memperburuk pemanasan global. Newman juga mengatakan, amandemen terhadap Protokol Montreal yang berlaku tahun depan akan mengurangi penggunaan beberapa gas tersebut. []

SUMBER: LIPUTAN6

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline