Foto: Mamamia

Lelaki Suka ‘Jajan’, Ini Dia Alasannya

INSPIRADATA. Tujuan berkeluarga adalah melanjutkan keturunan, menyalurkan kebutuhan biologis dan tentunya sebagai bentuk ibadah kepada sang pencipta—menggenapkan setengah dien.

Hubungan intim bagi pasutri adalah sebuah kebutuhan, bahkan bagi kaum adam—sepertinya ia menjadi kebutuhan pokok. Dari sini, seyogyanya urusan ranjang tersebut sudah selesai. Namun dilain pihak, lokalisasi banyak bermunculan. Ini menjadi indikator—sederhana—yang menandakan bahwa banyak lelaki yang suka ‘jajan’, kenapa?

Lokalisasi dan prostitusi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, bisnis esek-esek tak pernah kurang peminat ataupun hilang ditelan zaman.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh lembaga peneliti aktivitas pasar gelap—Havocsope—sebagaimana dikutip dari Koran Sindo, (29/02/2016), belanja prostitusi orang Indonesia mencapai USD. 2,25 miliar atau setara dengan Rp. 30 triliun. Baca: Koran Sindo, Belanja Prostitusi Orang Indonesia Rp30 Triliun/Tahun, (29/02/2016). Jumlah uang yang bisa dikatakan tak sedikit bukan?

Lalu muncul pertanyaan, kenapa banyak lelaki yang suka jajan—alias doyan memuaskan birahi dengan jajan di lokalisasi? Berikut beberapa alasannya, sebagaimana disarikan dari laman ummi online.

  1. Konflik rumah tangga

Perseteruan di antara pasutri yang tak kunjung usai, berkepanjangan, dan saling bersikukuh dengan egonya masing-masing, tentu dapat membuat hubungan keduanya—termasuk urusan ranjang—menjadi bermasalah.

Ini bisa menjadi alasan seorang lelaki untuk memuaskan hasrat birahinya dengan cara yang haram, jajan.

  1. Istri sedang berhalangan

Ini berlaku bagi mereka yang kadar kesabarannya minim. Padahal meski istri sedang berhalangan, pasutri masih dapat bermesraan—asal tidak berhubungan badan.

  1. Jauh Dengan Rumah

Mendapat tugas di luar kota, dengan durasi kerja yang lama. Berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, bisa menjadi salah satu alasan pembenaran bagi lelaki yang suka jajan.

4.Pelit

Istri pelit, maksudnya dalam urusan ranjang. Ketika diajak suami, malah ogah-ogahan. Beribu alasan mengemuka, mulai dari capek, malas, atau bosan muncul. Ini bisa menjadi alasan bagi seorang lelaki untuk jajan.

Padahal dalam Islam, ketika suami tiba-tiba mendatangi istri dengan maksud menunaikan hajatnya karena tertarik dengan wanita lain—istri seharusnya tak menolaknya.

  1. Lemahnya iman

Ini alasan yang paling utama dan mendasar, lemahnya iman. Konflik keluarga, istri berhalangan, serta alasan lainnya, sepatutnya tidak menjadi pembenaran bagi seorang lelaki untuk jajan. Ingat jajan adalah dosa besar. Darinya muncul kehancuran. Zina juga merupakan utang.

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:” Aku bertanya: “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam! Dosa apa yang paling besar?” Beliau menjawab: “Engkau menjadikan sekutu bagi Allah (berbuat syirik), padahal Dialah yang menciptakanmu.” Aku berkata:” Kemudian apa lagi?” Beliau bersabda:” Engkau membunuh anakmu karena khawatir dia makan bersamamu.” Aku bertanya lagi:” Kemudian apa lagi?” Beliau bersabda:” Engkau berzina dengan isteri tetanggamu.”

Dari Shahabat al-Miqdad bin al-Aswad radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallamberkata kepada para Shahabatnya ” Apa yang kalian katakan pada masalah zina?” Mereka menjawab:” Ia telah diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya, maka ia haram sampai hari kiamat.” (HR. Ahmad rahimahullah). Wallahua’lam. []


Artikel Terkait :

About Fauzan Ahmad Lukman

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *