Foto: SINDOnews

Lima Anggota Ormas Keroyok Personel Brimob di Depok, Ini Kejadiannya

Depok, Jumat (28/12). Aparat kepolisian Polres Depok langsung bertindak setelah seorang perwira polisi dari kesatuan Brimob, Ipda Ishak menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang dari salah satu kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Juanda, Depok.

Polisi yang bertindak cepat berhasil menangkap lima orang sebagai pelaku utama.

Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto di Mapolres Depok, Jumat (28/12) memberi penjelasan: “Lima orang pelaku utama berhasil kami tangkap. Kelima pelaku itu merupakan anggota salah satu kelompok ormas.”

Setelah didapat keterangan dari saksi dan dirasa memenuhi dua alat bukti, polisi menetapkan lima pelaku sebagai tersangka. Kelima pelaku pengeroyokan yakni W, JF, AS, DD dan RH.

Kombes Pol Didik juga menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP penyidik memverifikasi saksi 19 orang.

BACA JUGA: Soal Rusuh di Mako Brimob, Cak Imin: Serahkan ke NU, Teroris Jadi Kiai

Kemudian dari 13 anggota Ormas tersebut ditetapkan lima pelaku pengeroyokan dan pengancaman kepada Ipda Ishak.

“Dari kelima pelaku, mereka ada yang memukul korban kemudian ada yang menarik baju korban dan ada yang menghentikan kendaraan. Ada yang menggebrak kendaraan. Ada yang memukul, menarik baju korban,” begitu ujar Dikdik.

Kelima tersangka dijerat pasal 170 dan atau pasal 335 dan 358 junto 55 ayat 1 KUHP.

Ancaman hukuman di atas lima tahun. Adapun kondisi korban sendiri saat ini sudah bisa beraktivitas seperti biasa. “Korban mengalami luka memar akibat pemukulan,” jelas Didik.

Dari informasi yang didapat diketahui bahwa, peristiwa pengeroyokan perwira polisi ini bermula ketika korban yang sedang melintas dengan mobil di Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, Depok pada Selasa (25/12).

Korban menegur sejumlah pria yang meminta sumbangan kepada para pengguna jalan hingga menyebabkan kemacetan panjang.

BACA JUGA: Inilah Sosok Aman, yang Ingin Dijumpai para Napi Pelaku Teror di Mako Brimob

Saat korban menegur, para pelaku yang beratribut ormas tertentu itu tak terima. Bahkan pelaku menendang mobil yang dikemudikan korban.

Selanjutnya, korban melakukan perlawanan dan mengatakan sebagai polisi agar mereka tidak melakukan penendangan mobilnya. Tetapi para pelaku tidak meminta maaf. para pelaku justru meludah dan merobek baju korban hingga terjadilah keributan yang tak seimbang. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

About Kesit Susilowati

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *