ibu, Macet dan Anak Kecelakaan, Ibu di China Sujud agar Ambulans Bisa Lewat
Unik, Informatif , Inspiratif

Macet dan Anak Kecelakaan, Ibu di China Sujud agar Ambulans Bisa Lewat

0

Perilaku pengandara di China yang tidak disiplin mengundang kemacetan. Perilaku ini menuai kecaman.

Pasalnya, gara-gara para pengemudi mobil di sebuah kota di China Timur dikecam karena menutup lajur darurat jalan tol, menyebabkan sebuah ambulans yang tengah dalam perjalanan menuju ke rumah sakit terhambat.

BACA JUGA: Erick Thohir Jual Saham Inter Milan ke Investor China, Bukan untuk Kampanye

Ambulans tersebut membawa seorang anak yang terluka akibat kecelakaan lalu lintas dan ibunya menemani.

Meskipun Sirene ambulans terus meraung selama lebih dari 10 menit, namun tidak ada kendaraan yang membuka jalan agar kedaraan darurat itu bisa lewat.

Sang ibu pun lantas bersujud kepada para pengemudi, mengajukan permohonan putus asa setelah mereka gagal menepi di Luan, provinsi Anhui, menurut rekaman di situs video Pear Video.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Jumat (22/2/2019), seorang saksi mengatakan: “Sang ibu sangat cemas sehingga dia berlutut dan bersujud. Dia menangis dan berkata ‘Aku mohon padamu’.”

Putra wanita itu terluka dalam kecelakaan lalu lintas pada Jumat malam dan ambulan butuh lebih dari setengah jam untuk melewati bagian jalan yang terhalang dalam perjalanan ke rumah sakit, bunyi laporan itu.

Saksi memperkirakan perjalanan seharusnya memakan waktu sekitar lima menit jika jalur lancar.

Hukum di China menyatakan jalur darurat hanya digunakan untuk mobil pemadam kebakaran, ambulans, mobil polisi dan kendaraan penyelamat. Namun aturan itu kerap diabaikan dan jalur tersebut pun sering tersumbat karena macet, terutama di jam-jam sibuk.

BACA JUGA: Masak Ikan Langka, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi China

Peristiwa ambulan terjebak macet ini bukan pertamakalinya. Sebelumnya, Sekitar dua minggu lalu, ambulans dengan seorang pasien membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk melewati bagian 4 km jalan bebas hambatan yang macet di dekat daerah Xiangtan di provinsi Hunan, Hunan Transport Radio melaporkan.

Pada 2017, seorang pengendara mobil sengaja melambat dan menginjak rem di depan ambulan di Jinan, provinsi Shandong, kata polisi Jinan. Akibatnya, pasien yang di bawa oleh ambulans itu meninggal di rumah sakit dua jam kemudian.

BACA JUGA: Ambulans Dihalangi, Pasien Meninggal

Pengemudi ambulans harus membunyikan sirene kendaraan dan menggunakan pengeras suara untuk membuat kendaraan lain keluar dari jalur darurat, kata laporan itu.

“Jalur darurat adalah jalan menuju kehidupan. Memblokir mereka adalah pembunuhan tidak langsung,” kata seorang pengemudi, Zhao Longzhang. []

SUMBER: SINDONEWS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.