, Makan Bubur Lebih Cepat Lapar Lagi, Kenapa?
Unik, Informatif , Inspiratif

Makan Bubur Lebih Cepat Lapar Lagi, Kenapa?

0

Salah satu menu sarapan yang banyak digemari ialah Bubur. Di pagi hari, tak sedikit orang yang menjadikan bubur sebagai menu sarapan. Namun, banyak juga yang berpendapat bahwa malah makan bubur lebih cepat lapar lagi, benarkah demikian?

Dikutip dari hellosehat.com, pada umumnya bubur dibuat dari beras putih yang dimasak dengan air jumlahnya sangat banyak. Karena sangat banyaknya air, beras pun akan menjadi sangat halus. Lalu karena dimasak dalam waktu lama, pati beras pun jadi menyebar dan menyatu dengan air. Hasilnya nasi tersebut berubah menjadi bubur yang sangat lembut dan kental.

Related Posts
2

Daging, Seberapa Sih Penting Buat Tubuh Kita?

Walau rendah kalori, bubur memang membuat Anda lebih cepat lapar. Ini karena bubur tidak begitu kaya akan vitamin, protein, mineral, dan zat gizi lain yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas hingga siang hari. Hal itu disebabkan karena dalam bubur ayam, kandungan terbesarnya ialah air.

Proses memasak dengan air yang sangat lama juga mengubah struktur beras. Beras yang tadinya penuh vitamin, mineral, protein, dan serat berubah jadi pati yang kandungan utamanya adalah glukosa dan karbohidrat.

Proses pemasakan yang cukup lama membuat indeks glikemik bubur tinggi. Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan seberapa cepat kadar gula naik. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat gula darah naik. Selain itu, indeks glikemik tinggi disebabkan mudah dicernanya bubur oleh tubuh. Saat itu perut jadi terasa lapar. Saat diproses dalam waktu yang lama, indeks glikemik suatu makanan dapat meningkat. Jadi, agar kenyang lebih lama, pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.