pesantren terbakar
Foto: Tribunnews

Makan Malam Terakhir Helmi dan Anaknya Sebelum Kebakaran Pesantren Tahfidz Quran

Helmi tidak pernah berpikir bahwa makan malamnya menjadi momen terakhir bersama Umar Al Khattab, anaknya. Santri 7 tahun itu wafat dalam kebakaran Pesantren Tahfiz Alquran Ittifaqiyah, Kuala Lumpur, dimana peristiwa ini terjadi pada pagi hari setelah makan malam terakhir itu.

“Saya bertemu dengan Umar semalam. Dia malah mengajak saya untuk pergi makan,” kata Helmi, dikutip Dream dari mynewshub.cc, Kamis (14/9/2017).

Menurut Helmi, saat makan bersama pada Rabu malam itu, tidak ada tanda-tanda keanehan yang muncul dalam diri Umar. Hal yang dia lihat saat itu hanya lahapnya makan sang anak.

“Saya pergi membayar makanan tersebut. Saat kembali ke meja makan, saya lihat dia sudah selesai makan,” kata dia.

Helmi menuturkan bahwa Umar belum lama menjadi santri di pesantren itu, tepatnya baru dua pekan. Walau demikian, kata dia, Umar mengaku senang bisa menimba ilmu agama di sana.

“Anak baru masuk setelah Hari Raya Idul Adha kemarin.”

“Sebelum kembali ke pesantren, dia sempat bermain di taman. Anak saya pernah bilang dia senang di sana,” lanjut Helmi.

Kebakaran yang melanda pesantren tahfiz Alquran di Kuala Lumpur, Malaysia, menyebabkan 24 santri dan guru meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 05.30 waktu setempat.

Api melalap Pesantren Tahfiz Quran Ittifaqiyah sekitar pukul 05.40 waktu setempat. Bangunan pesantren dilengkapi jendela kaca kusen logam membuat para korban terjebak di dalam.

“Ini merupakan musibah kebakaran memilukan di negara ini dalam kurun waktu 20 tahun terakhir,” ujar Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur, Khirudin Drahman, kepada AFP. []

 


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *