dosa riba, Makan Riba Sama dengan Menzinai Ibu Kandung Sendiri?
Unik, Informatif , Inspiratif

Makan Riba Sama dengan Menzinai Ibu Kandung Sendiri?

0

Riba dalam kamus Lisaanul ‘Arab diambil dari kata رَبَا. Jika seseorang berkata رَبَا الشَّيْئُ يَرْبُوْ رَبْوًا وَرَبًا artinya sesuatu itu bertambah dan tumbuh.

Dalam keseharian kita, istilah riba lebih umum dipahami sebagai penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam.

Riba hukumnya adalah haram dan siapa saja yang melakukannya atau terlibat di dalamnya maka ia berdosa sangat besar.

BACA JUGA: Dosa-Dosa yang Memasukkan Seseorang ke Neraka

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman tentang orang-orang yang makan riba,

وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيْهَا خَالِدُوْنَ

“Orang yang kembali (mengambil riba) maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)

Dia berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لَاتَأْكُلُوْا الرِّبَوا أَضْعَافًا مُّضَاعَفَةً وَاتَّقُوْا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. وَاتَّقُوْا النَّارَ الَّتى أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِيْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamumakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (QS. Âli-‘Imrân: 130–131)

Dalam hadis muttafaq ‘alaih, Rasulullah menganggap riba sebagai salah satu dari tujuh dosa yang membinasakan pelakunya.

Rasulullah bersabda,

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِجْتَنِبُوْا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ. قَالُوْا: وَمَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: الشِّرْكُ بِاللهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيْمِ وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ.

“Jauhilah tujuh hal yang membinasakan.” Mereka bertanya, “Apakah tujuh hal itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Membunuh nyawa yang diharamkan Allah, kecuali dengan alasan yang hak; memakan riba; memakan harta anak yatim; melarikan diri pada hari berkecamuknya perang’ dan menuduh wanita-wanita mukminah yang suci berzina.” (HR. Bukhari-Muslim)

Sungguh betapa mengerikannya dosa pelaku riba.

Bahkan, dalam riwayat lain dosa riba disebutkan memiliki 72 pintu dan yang paling rendah adalah sama dengan menzinai ibu kandung sendiri.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

((الرِّبَا اثنان وسبعون بابًا، أدناها مثل إتيان الرجل أمَّه، وإن أرْبَى الربا استطالة الرجل في عرض أخيه

Riba memiliki tujuh puluh dua pintu. Yang paling rendah seperti menzinahi ibu kandungnya. Dan sesungguhnya riba yang paling riba adalah merusak kehormatan saudaranya.” (HR Ath Thabrani. Lihat silsilah shahihah no 1871).

BACA JUGA: 6 Solusi Keluar dari Jeratan Riba

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa merahmati dan melindungi kita dari segala dosa yang dapat membawa kebinasaan, termasuk di antaranya dosa riba.

 

Wallahu a’lam bishawab. []  


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.