Makan Tak Teratur Itu, Bahaya Lho!

Makan Tak Teratur Itu, Bahaya Lho!

Sibuk, lupa, atau memang nafsu makan sedang turun, terkadang membuat pola makan kita jadi tak teratur. Tapi tahukah Anda, ternyata makan tak teratur itu bahaya lho.

Bisa jadi Anda menganggap itu adalah hal biasa. Namun menurut penelitian ilmiah yang dirilis lewat Proceedings of the Nutrition Society, pola makan tak teratur termasuk apa yang Anda makan ternyata sangat mempengaruhi kesehatan.

Pola makan yang tak teratur dapat memunculkan berbagai macam penyakit maupun gangguan kesehatan, mulai dari obesitas, hipertensi, hingga diabetes tipe 2. Hal itu bisa terjadi tanpa melihat jumlah asupan kalori yang dikonsumsi.

Penelitian menemukan keterkaitan antara obesitas dengan pola makan berkalori lebih di malam hari. Dalam penelitian lainnya ditemukan fakta bahwa orang yang konsisten makan enam kali sehari, memiliki kadar kolesterol dan insulin yang lebih baik daripada mereka yang makan tidak teratur. Semisal makan tiga hingga 9 kali dalam sehari.

“Orang dewasa yang mengonsumsi kalori pada waktu yang sama dan teratur setiap hari bobot tubuhnya lebih ideal ketimbang orang yang waktu makannya tidak teratur,” kata Dr. Gerda Pot, PhD, seorang Dosen Ilmu Gizi, lansir Family Guide.

Konsumsi makanan yang tak teratur, sangat berpengaruh terhadap jam biologis tubuh. Hal itu berdampak negatif bagi kesehatan tubuh.

“Proses metabolism dalam tubuh seperti nafsu makan, pencernaan dan metabolisme lemak, kolesterol dan glukosa berulang setiap 24 jam,” jelas Gerda.

“Makan dengan waktu tidak teratur dapat mempengaruhi jam biologis manusia,” sambungnya. Dan gangguan tersebut dapat menyebabkan kenaikan berat badan  dan risiko kesehatan lainnya.

Nah, sebaiknya Anda mulai sekarang menjaga pola waktu makan dan menerapkannya secara teratur. Agar kesehatan Anda tetap prima. []


Artikel Terkait :

About El Tirta

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *