ulat sutra
Foto : Twitter.com

Makanan Kaleng yang Beda dari Biasanya, Anti Mainstream

Makanan kaleng banyak disukai karena caranya yang praktis dan harganya relatif terjangkau, karena hal itu masyarakat Indonesia menjadi suka terhadap makanan kaleng.

Beberapa jenis makanan kaleng yang ada di Indonesia memang banyak, seperti kornet, sarden, tuna, dan daging olahan sejenisnya.

Namun, di beberapa negara lain makanan kaleng yang dijual bukanlah makanan yang seperti itu. Makanan kaleng yang dijual di negara lain itu malahan menurut kita makanan yang aneh, namun penduduk di negara tersebut menyukai makanan tersebut.

Seperti yang dilansir dari laman brilio.net, makanan kaleng anti mainstream ini menjadi makanan yang populer.

1. Silk worm atau ulat sutra

ulat sutra
Foto : Twitter.com

Berbeda dengan di Indonesia, di Korea Selatan sendiri makanan kaleng ulat sutra ini menjadi makanan favorit dan mudah ditemui di pinggir jalan. Di Korea makanan kaleng ini cukup populer, dan masyarakat yang sudah mencobanya mengatakan bahwa makanan ini gurih dan manis.

2. Lidah domba atau Tom Piper, Tongue

lidah domba
Foto : The Sun

Di beberapa negara ada yang menjual lidah domba yang dikemas dalam kaleng. Harganya pun beragam, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah.

3. Daging ayam utuh

ayam
Foto : boredombash

Di negara lain, ada perusahaan yang menjual daging ayam utuh yang dikemas dalam sebuah kaleng berukuran sedang.

4. Kalajengking

kalajengking
Foto : good for you

Di negara Thailand, makanan ini dijual dalam kemasan kaleng yang memudahkan konsumen untuk mengkonsumsi nya secara langsung.

5. Mulut ikan herring

ikan herring
Foto : michelin53.blogspot.com

Ikan herring sudah menjadi makanan yang tidak. Namun di negara Rusia berbeda, di negara tersebut menjual ikan herring dalam kalengan dan bagian yang dijual tersebut hanyalah mulutnya. []


Artikel Terkait :

About Nuryani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *