uighur
uighur (foto: voaindonesia)

Malangnya Minoritas Uighur Cina, Hidup dengan Diskriminasi Agama

uighur
uighur (foto: voaindonesia)

INSPIRADATA. Meski sudah lama dijadikan problematika, info diskriminasi terhadap Uighur di Cina terkait penggunaan nama terhadap anak, larangan tersebut dilarang jika nama anak dinuansakan Islami. Seperti nama Muhammad, Arafat, Madina, dan sebagainya. Hingga sekitar dua lusin nama yang dilarang.

Selama ini. Xinjiang menjadi salah satu wilayah yang dihuni oleh minoritas Uighur. Etnis tersebut pada umumnya merupakan Muslim. Selama bertahun-tahun hidup dan menetap di provinsi selatan Negeri Tirai Bambu itu, mereka disebut kerap menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dari Pemerintah Cina.

Peraturan terbaru itu dikatakan oleh Pemerintah Cina sebagai upaya mencegah kelompok radikal terkait Islam. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kekerasan terjadi di Xinjiang dan diduga berhubungan dengan organisasi semacam itu.

Termasuk dalam aturan terbaru bagi warga di Xinjiang yang dikeluarkan pada tahun ini di antaranya adalah melarang mereka yang tidak membiarkan anak-anak mengikuti sekolah diselenggarakan pemerintah.

Kemudian larangan tidak mematuhi kebijakan keluarga berencana, serta merusak dokumen hukum, dan menikah hanya dengan secara proses agama.

Pada 2016 lalu, peraturan yang dianggap mendiskriminasi Muslim Ugihur juga disebut kembali dikeluarkan oleh Pemerintah Cina. Pihak berwenang di Xinjiang melarang sejumlah kegiatan keagamaan yang diselenggarakan saat bulan suci Ramadhan tiba, khususnya adalah dalam melaksanakan puasa. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

dampak buruk bekerja dari rumah

Pekerja Keras Rentan Alami Burnout, Ini Ciri-cirinya

Stres pun biasanya akan datang saat sudah sangat letih bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *