Ilustrasi

Mana yang Lebih Dulu Diciptakan, Manusia atau Jin?

INSPIRADATA. Dalam kehidupan di dunia ini terkadang timbul pertanyaan dalam benak kita sebagai manusia. Pertanyaan tersebut pada umumnya telaah kritis bagaimana proses penciptaan alam semesta, makhluk hidup, bahkan sampai makhluk yang tak kasat mata. Salah satu pertanyaannya adalah, lebih dahulu manakah dia diciptakan dibandingkan dengan Adam, Iblis, dan Malaikat? Demikian disitat dari Republika, Kamis (4/5/2017).

Dalam surah Al-Hijr (15) ayat 26-27 diterangkan bahwa Allah menciptakan jin lebih dahulu dibandingkan dengan manusia. “Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan, Kami telah menciptakan jin sebelum Adam dari api yang sangat panas,” (QS Al-Hijr [15]: 26-27).

Dalam sebuah Ensiklopedi Islam tertulis bahwa penciptaan jin lebih dulu dari manusia, namun secara detail berapa jarak antara penciptaan kedua makluk tersebut tidak tercantum dalam Al-Qur’an. Adapun jin yang pertama kali diciptakan adalah al-jan, bapak para jin. Ia kemudian berkembang biak sebagaimana Adam yang merupakan manusia pertama yang diciptakan dari tanah kemudian berkembang biak. Demikian disebutkan dalam Ensiklopedi Islam.

Sementara itu, ada ulama bernama Syekh Mun’im berpendapat bahwa Adam bukanlah makhluk pertama yang diciptakan Allah. Pernyataan tersebut pun diperkuat oleh beberapa buku, yang diantaranya, Al-Jamharah karya Abu Darid, At-Tahzib karya Al-Azhari, Diwan al-Adab karya al-Farabi, Mu’jam Maqayis al-Lughah karya Ibnu Faris, Lisanu al-Arab karya Ibnu al-Manzhur Al-Ifriqi, lalu As-Shahhah karya Al-Jauhari, dan Al-Mukhtar karya Ar-Razi.

Makhluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah pena. Pendapat ini telah di-tarjih dan dikuatkan oleh Ibnu Jarir dan Nashiruddin al-Albani RA. Setelah Allah menciptakan qalam, kemudian dilanjutkan dengan penciptaan tinta (dawat). Selanjutnya, Allah menciptakan air, kemudian arasy (singgasana), kursi, lauh al-mahfuzh, langit dan bumi (semesta), malaikat, surga, neraka, jin dan iblis (setan), serta Adam AS.

Dari Ubadah bin As-Shamit, ia berkata, Aku mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Awal makhluk yang Allah SWT ciptakan adalah pena, lalu Dia berkata kepada pena, ‘Tulislah.’ Pena berkata, ‘Apa yang aku tulis?’ Allah berkata, ‘Tulislah apa yang akan terjadi dan apa yang telah terjadi hingga hari Kiamat.”

Imam Ahmad RA meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Makhluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah pena, lalu Dia berkata kepada pena tersebut, ‘Tulislah.’ Karenanya, pada saat itu berlakulah segala apa yang ditetapkan hingga hari akhir,” (Lihat Musnad Ahmad RA). []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *