Foto: xinhuanet.com

Masak Ikan Langka, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi China

Alih alih menjadi anak berbakti kepada orang tuanya, suami istri ini menjadi ‘pendosa lingkungan’. Berniat memasakan ikan untuk orang tua, suami istri ini malah ditangkap polisi. Apakah salah yang dilakukan suami istri di China ini?

Rupanya kesalahan fatal yang dilakukan oleh suami istri ini adalah karena memasak ikan langka. Dilansir Guideku.com dari laman feedytv, ternyata ikan yang dimasak merupakan jenis satwa langka dan dilindungi di China.

Kesalahan atau dosa lingkungan itu diketahui oleh warganet karena pasangan ini mengunggah rekaman kegiatan memasak mereka ketika sedang menyiapkan ikan naked carp atau Gymnocypris Przewalskii tersebut ke media sosial.
Tentu saja video yang diunggah keduanya mendapatkan respon negatif dan protes dari warganet.

BACA JUGA : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: 19 Kukang Telah Diselamatkan dari Penjual Online

Karena banyaknya hujatan dari warganet, maka pasangan ini kemudian didatangi oleh petugas kepolisian Cagar Alam Nasional Danau Qinghai.

Sebagai informasi, ikan naked carp atau Gymnocypris Przewalskii merupakan tanpa sisik bermigrasi setiap tahun dari sungai air tawar dan bertelur di Danau Air Asin Qinghai.

Karena statusnya sebagai ikan yang dilindungi, pasangan tersebut didenda 10.000 yuan atau setara dengan Rp 21 juta di bawah undang-undang perlindungan satwa liar China.

Undang-undang dan pengawasan lingkungan yang ketat berhasil menaikan dan menjaga ikan jumlah ikan naked crap. Walaupun Jumlah ikan naked carp atau Gymnocypris Przewalskii yang terus bertambah banyak, ikan ini masih digolongkan sebagai satwa yang terancam punah.

Penangkapan ikan dengan jumlah berlebihan bisa membuat habitat satwa terus berkurang.

Tak disebutkan di mana sang suami membeli ikan langka itu.

BACA JUGA: Indonesia Resmi Diangkat Jadi Anggota Komisi Kelautan UNESCO

Tetapi ada juga warganet yang membela sepasang suami istri tersebut.
”Mereka membeli ikan dari orang lain, mungkin keduanya tidak tahu jenis ikan apa itu. Mengapa tidak menghukum yang menjual saja,” kata salah seorang warganet membela.

Di China masih banyak pelanggar undang-undang perlindungan satwa liar. Pasangan suami istri ini bukan yang pertama melanggar undang-undang perlindungan satwa liar di China.

Sebulan sebelumnya, pria dari wilayah Xining juga mendapat sanksi dan harus membayar denda 7.000 yuan (Rp 14 juta). Karena pria ini mengunggah videonya ketika sedang memasak ikan naked carp.

November silam, dikabarkan seorang pria ditahan lima bulan dan menerima denda hampir 12.000 yuan (Rp 25 juta) karena sengaja memburu ikan naked carp. []

SUMBER: SUARA.COM


Artikel Terkait :

About Kesit Susilowati

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *