Masjid, Jadi Dambaan Muslim di Swaziland
Foto: Khazanah

Masjid, Dambaan Muslim di Swanziland

Umat Islam yang saat ini tinggal di Swanziland sedang merindukan dan menanti hadirnya sebuah masjid yang representatif. Menurut Usman, masjid pertama di Swaziland dibangun pada tahun 1978 di perkampungan Ezulwini. 

Masjid belum didapati di Ibu Kota Swanziland. Hanya ada sebuah mushala yang terletak di Malunge Township. Itupun dengan kapasitas 25 jamaah. Sehingga tidak bisa digunakan untuk shalat Jumat.

BACA JUGA: Ketua DMI: Jumlah Masjid Naik Luar Biasa

Meski sekarang sudah menampung 60 jamaah, tapi masih kurang representatif, tegas Usman.

Saat akan melaksanakan shalat Jumat, Umat Islam yang tinggal di Ibu Kota ingin shalat Jumat maka terpaksa harus menempuh jarak 15 kilometer untuk sampai di Masjid Ezulwini. Namun, ini cukup sulit bagi yang tidak memiliki kendaraan.

Itupun kapasitasnya hanya bisa menampung 300 jamaah di dalam dan 70 orang di luar.

Selama ini umat Islam di Kota Mbabane sudah menantikan kehadiran sebuah masjid besar yang bisa menampung banyak orang. Kini hal itu sepertinya akan tercapai.

BACA JUGA: Pertama Kali ke Masjid, Ini Kesan Lee Jeong Hoon

Umat Islam di kota itu ternyata sedang membangun sebuah masjid besar yang diberi nama Masjid-E-Yusuf. Bahkan di sekitar masjid itu, juga akan dijadikan pusat kajian Islam atau Islamic Center.

Tentu saja, untuk membangun masjid, umat Islam Kota Mbabane telah mendapatkan izin dari pihak-pihak terkait. Apalagi sebagai agama minoritas, untuk mendirikan tempat ibadah memang membutuhkan izin dari pemerintah dan masyarakat di sekitarnya.  []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *