Unik, Informatif , Inspiratif

Masya Allah, Beginilah Proses Terjadinya Matahari Terbit dari Barat

0

Salah satu peristiwa besar di akhir zaman yang tak kalah dahsyatnya adalah terbitnya matahari dari barat. Inilah tanda besar kiamat yang menjadi sinyal dekatnya hari kehancuran dunia.

Kala itu setiap orang, baik kafir maupun mukmin, akan mengetahui bahwa kiamat benar benar diambang pintu.

Peristiwa terbitnya matahari dari barat itu menjadi pertanda iman seseorang tidak lagi diterima.

BACA JUGA: Terbitnya Matahari dari Barat dan Lamanya Manusia Hidup sesudah Itu

Bahkan, seandainya pada malam hari seseorang itu bertobat dan beriman kepada Allah, tetapi ia belum sempat beramal shalih, maka tobat dan imannya juga tidak akan diterima.

Allah subhanahu wa ta’la berfirman, “Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah, Tunggulah! Kami pun menunggu.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 158)

Salah satu dari keajaiban peristiwa akhir zaman adalah perginya matahari dari tempat rotasinya dan berjalan menuju Arsy, lalu sujud kepada Allah hingga batas waktu yang sudah ditetapkan.

Kondisi itu tentu saja akan menimbulkan dampak dan perubahan yang cukup besar.

Hal itu sebagaimana hadis yang dijelaskan dalam riwayat Abu Dzar r.a. bahwa Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah kamu, kemanakah perginya matahari pada waktu itu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

Beliau bersabda, “Sesungguhnya matahari ini terus berjalan hingga sampai ditempat menetapnya di bawah ‘Arsy,lalu tunduk bersujud. Maka tak henti-hentinya ia berbuat demikian hingga dikatakan kepadanya, ‘Bangkitlah, kembalilah ke tempat dari mana engkau datang tadi.’ Lalu ia kembali dan terbit lagi dari tempat menetapnya dibawah ‘Arsy, lalu ia tunduk bersujud. Maka tak henti-hentinya ia berbuat demikian hingga dikatakan kepadanya, ‘Bangkitlah kembalilah ke tempat darimana engkau datang tadi.’ Lalu ia kembali dan terbit lagi dari tempat terbitnya. Lalu ia terbit dari tempat tenggelamnya.”

BACA JUGA: Tanda Kiamat, Mana yang Lebih Dulu: Munculnya Dajjal atau Terbitnya Matahari dari Barat?

Selanjutnya, Rasulullah saw bersabda, “Tahukah kamu, kapankah hal itu terjadi? Yaitu ketika iman seseorang tidak bermanfaat bagi dirinya yang belum beriman sebelum itu atau belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. ” []

Sumber: Mabda Tv/Youtube


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.