Unik, Informatif , Inspiratif

Masyarakat Boyolali Inginkan Prabowo Meminta Maaf

0 88

Minggu, 04 November 2018. Warga Boyolali melakukan aksi unjuk rasa di Simpang Siaga dan Balai Sidang Mahesa sebagai bentuk protes atas pidato Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Mereka meminta Prabowo Subianto segera ditangkap dan diadili, dan meminta maaf karena pernyataannya dianggap sangat menghina mereka.

Sebelumnya, Prabowo sempat melontarkan ucapan warga Boyolali tak bisa masuk hotel mewah pada Selasa, 30 Oktober 2018. Mereka bisa saja diusir karena ‘wajah Boyolalinya’.
Prabowo juga menyebut sederet nama hotel mewah. Ia mengatakan warga Boyolali kemungkinan tak bisa menyebut nama-nama hotel mewah tersebut.

BACA JUGA: Bagaimana Pendapat Jokowi dan Prabowo Terkait Pembakaran Bendera?

“Saya yakin kalian tak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali,” ucap Prabowo di depan pendukungnya di Boyolali.

Pengunjuk rasa menilai pernyataan tersebut sangat merendahkan mereka sebagai warga Boyolali, karena sama saja menganggap mereka tidak punya kemampuan apa-apa. Terlebih pernyataan itu keluar dari mulut seorang calon presiden.

“Tampang kami memang petani, tapi kami pantang dihina. Kami tidak gila hormat, kami bermartabat. Kami minta polisi segera menangkap Prabowo Subianto untuk diadili”, kata pengunjuk rasa dari atas mobil bak terbuka yang dijadikan panggung aksi.

Pengunjuk rasa menilai pernyataan tersebut sangat merendahkan mereka sebagai warga Boyolali, karena sama saja menganggap mereka tidak punya kemampuan apa-apa. Terlebih pernyataan itu keluar dari mulut seorang calon presiden.

BACA JUGA: Prabowo Jarang Kampanye? Ini Kata Sandiaga

“Tampang kami memang petani, tapi kami pantang dihina. Kami tidak gila hormat, kami bermartabat. Kami minta polisi segera menangkap Prabowo Subianto untuk diadili”, kata pengunjuk rasa dari atas mobil bak terbuka yang dijadikan panggung aksi.

Bupati Boyolali Seno Samodro mempersilakan warganya menggelar aksi. Namun, dia berpesan agar warga menjaga keamanan.

Beberapa orang berjalan kaki dan membawa poster-poster bertuliskan ungkapan protes mereka. Poster antara lain bertuliskan ‘Jangan Hina Boyolali’, ‘Prabowo Harus Minta Maaf’.[]

SUMBER: MEDCOM.ID

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline