mata bintitan

Mata Bintitan Gegara Sering ‘Ngintip’, Benarkah?

mata bintitanINSPIRADATA. Ada mitos umum yang seringkali didengar semenjak kita kecil, orang yang sering ngintip itu matanya bintitan. Namun benarkah demikian?

Bintitan dalam medis disebut sebagai hordeolum, itu terjadi karena bakteri dan atau infeksi. Staphylococca—bakteri yang hidup di mata—bertanggung jawab pada masalah bintitan.

“Gangguan pada kelopak mata ini, merupakan infeksi yang terjadi pada kelenjar meibom berkaitan dengan ulah si bakteri tadi,” kata dr. Lukman Edwar, SpM, Rumah Sakit Pondok Indah, demikian lansir intisari.

Hordeolum sendiri ada dua jenis, hordeolum internal dan eksternal. Hordeolum internal biasanya menjadi penyebab pembengkakan di dalam kelopak mata, sementara hordeolum eksternal kebalikannya—namun sebenarnya si pembengkakannya ada di dalam kelopak mata.

“Kalau hordeolum terjadi, bisa ditangani dengan kompres mata dengan air hangat,” saran Lukman.  Namun, kalau kelopak mata masih saja bengkak setelah itu, bahkan diikuti dengan mata merah, pandangan kabur, bahkan benjolan pecah dan bernanah, dokter mesti turun tangan.

Bintitan, selain gara-gara hordeolum tadi. Bisa terjadi karena trauma dan alergi. Mungkin alergen terhadap zat tertentu, misalnya dari bulu binatang peliharaan, serbuk bunga, dan lainnya.

Jadi, sudah paham kan? Bintitan itu terjadi bukan gara-gara sering ngintip. []


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *