Foto: Detik

Membantu Sesama secara Ikhlas, Kanker Stadium Driver Ojol Ini Turun

Gustika Afiandy (38), mitra pengemudi Grab yang mengidap kanker otak ini terus berjuang untuk hidup. Walaupun tak mudah menerima nasibnya yang telah divonis kanker otak stadium 4 pada tahun 2000, ia tetap semangat menjalani hidup.

Mengutip akun Instagram Grab di @grabid, Senin (31/12/2018), Gustika yang merupakan bapak dua anak ini menceritakan bagaimana dokter menyarankannya untuk melakukan berbagai hal agar cepat sembuh.

BACA JUGA: Hati-hati, Makanan Ini Bisa Picu Kanker

Membantu sesama secara tulus-ikhlas

Salah satu hal yang dilakukan oleh Gustika adalah dengan membantu sesama secara tulus dan ikhlas. Pada 2016, ia bergabung menjadi mitra pengemudi Grab. Ia pun memanfaatkan pengalamannya ini untuk membantu sesama. Dikatakannya profesi ojek online sangat keras, tapi tetap menyimpan keindahan.

Hal yang Gustika tanamkan dalam diri adalah ia merupakan seseorang yang bertanggung jawab untuk mengantarkan penumpang. Mulai dari panas-panas hingga basah kuyup akibat kehujanan ia lakukan demi penumpang selamat sampai tujuan dengan tepat waktu.

Gustika percaya Tuhan akan membantu kehidupannya menjadi lebih baik jika ia terus semangat hidup dan membantu sesama.

Gustika pun mengaku senang karena ketika bergabung dengan komunitas Grab, ia mendapatkan keluarga baru yang memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Itulah yang membuatnya tambah semangat menjalani hidup.

BACA JUGA: Hindari Kanker, Ini Tips Makan dan Minum Hidangan Panas

Keajaiban pun datang, penyakit Gustika menyusut yang sebelumnya stadium 4 kini menjadi stadium 1. Bagi Gustika, kuncinya adalah terus membantu sesama tanpa pamrih.

“Musibah bisa datang kapan saja tanpa diundang, tapi kita selalu punya pilihan untuk menghadapinya. Seberapa buruk harimu, menyerah bukanlah pilihan. Kalungkan harapan dan teruslah melaju karena kita tidak pernah tahu hal baik yang menanti di depan,” tulis Grab di Instagram. []

SUMBER: DETIK


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *