kekayaan nabi sulaiman
Kisah Nabi Adam dan Siti Hawa (Ilustrasi)

Memetik Hikmah dari 4 Kisah Nabi Adam Berikut Ini

INSPIRADATA. Kita semua sebagai umat Islam tentunya mengetahui nama dari nabi-nabi Allah. Terutama Nabi Adam yang merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT.

Kita pun dahulu sejak kecil sempat diajarkan suatu kesalahan yang dilakukan oleh Nabi Adam dan istrinya, Siti Hawa. Kesalahan tersebut adalah keduanya memakan buah kuldi yang oleh Allah dilarang untuk dipetik.

Maka dari itu, Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke bumi. Akan tetapi, tak banyak yang tahu bagaimana kisah Nabi Adam yang begitu menakjubkan dan banyak teladan yang bisa kita ambil.

Apa saja kisah tersebut? Berikut empat kisah Nabi Adam yang bisa kita ambil hikmahnya, seperti disitat dari Merdeka, Rabu (31/5/2017).

1. Kebijaksanaan Nabi Adam sebagai Suami Siti Hawa

Siti Hawa adalah sosok istri yang setia dan sabar. Dia mendampingi Nabi Adam sejak dia diciptakan oleh Allah SWT untuk bersama-sma selamanya. Namun kesetiaan dan kesabaran Siti Hawa goyah ketika iblis menggodanya untuk memakan buah kuldi. Sampai-sampai Siti Hawa marah kepada Nabi Adam karena tidak ingin mencoba buah kuldi seperti dirinya.

Ini seakan menuntun semua istri di dunia untuk tetap patuh kepada suami. Jika suami bilang ‘tidak’, maka jangan membantahnya karena akan ada hal yang buruk terjadi. Dan terbukti, Siti Hawa termakan rayuan iblis membangkang pada Nabi Adam dan Allah SWT sehingga dia diturunkan ke bumi secara terpisah dengan Adam.

2. Kesetiaan kepada pasangan yang sah

Sifat Nabi Adam pun juga bisa dijadikan pelajaran. Godaan pria itu ada tiga, yaitu harta, tahta, dan wanita. Nah, Nabi Adam seperti halnya manusia biasa lainnya, dia terkena godaan wanita. Tentu saja ini bukan wanita lain, melainkan istrinya sendiri, Siti Hawa.

Dia bahkan membangkang dari larangan Allah untuk tidak memakan buah kuldi hanya karena tidak ingin melihat istrinya marah. Jelas ini adalah langkah yang salah ketika mengambil tindakan untuk tidak menyakiti orang lain, namun kita justru berdosa kepada Allah SWT.

3. Taubatan Nasuha Nabi Adam setelah diturunkan ke bumi

Murkanya Allah usai melihat Nabi Adam dan Siti Hawa melakukan sesuatu hal yang dilarang, membuat Allah menghukum keduanya utnuk turun ke bumi secara terpisah.

Dan di sinilah adanya taubat nasuha. Nabi Adam bertaubat kepada Allah agar diampuni semua dosa-dosanya dan ingin dipertemukan kembali dengan Hawa. Pun Hawa melakukan hal yang sama. Ada pun doa yang dipanjatkan oleh Nabi Adam kala bertaubat untuk meminta maaf kepada Allah adalah:

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni diri kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”

4. Hikmah dari kesabaran Nabi Adam

Allah SW mengangkat derajat Nabi Adam setelah diterima taubatnya. Nah, ini mengingatkan kita bahwa jangan lebih dulu mengeluh dan menyalahkan semuanya jika ada ujian datang dari Allah. Karena hal itu akan menjadi pertanda derajat kita akan diangkat oleh Allah SWT. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *