Mempercepat Sholat Saat Anak Menangis, Bolehkah?

Berjamaah lebih baik ketimbang shalat sendirian. Saat sholat, terkadang ada hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan kita, entah itu pikiran, lalu lalang orang di sekitar kita, atau bahkan suara, termasuk suara tangisan anak kecil. Lalu, apa tanggapan islam tentang ini?

Bila itu tangisan anak kecil, imam shalat berjamaah yang mengimami orang tua anak kecil itu dianjurkan mempercepat shalatnya.

Simak hadis riwayat Bukhari (707) berikut:

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى قَالَ أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ أَبِي قَتَادَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنِّي لَأَقُومُ فِي الصَّلَاةِ أُرِيدُ أَنْ أُطَوِّلَ فِيهَا فَأَسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ فَأَتَجَوَّزُ فِي صَلَاتِي كَرَاهِيَةَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمِّهِ
تَابَعَهُ بِشْرُ بْنُ بَكْرٍ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَبَقِيَّةُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa berkata, telah mengabarkan kepada kami Al Walid bin Muslim berkata, telah menceritakan kepada kami Al Auza’i, dari Yahya bin Abu Katsir, dari ‘Abdullah bin Abu Qatadah, dari bapaknya, Abu Qatadah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Aku pernah ingin memanjangkan shalat. Namun aku mendengar tangisan bayi. Maka aku pendekkan shalatku karena khawatir akan memberatkan ibunya.”

Hadis ini dikuatkan oleh Bisyr bin Bakar dan Ibnu Al Mubarak dan Baqiyyah dari Al Auza’i.

Hal ini juga bisa diterapkan pada seorang ibu yang sedang shalat di rumah. Jika anaknya menangis, maka percepatlah shalat dengan tetap menyempurnakan rukun-rukunnya.

Jika menangisnya parah sekali (misalnya anak menangis keras karena jatuh dari kasur saat tidur), shalat bisa dibatalkan terlebih dahulu, demikian seperti dikutip dari satumedia.co. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *