Unik, Informatif , Inspiratif

Menag Sayangkan Ada Unsur Politis pada Haji 2018

0

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan aroma persaingan politis menjelang Pilpres 2019 yang dilakukan dalam agenda haji tahun ini.

BACA JUGA: Bawaslu: Aksi 2019 Ganti Presiden Bukan Pelanggaran Kampanye

Ia meminta semua pihak yang berbeda pilihan politik untuk menahan diri selama berada di Tanah Suci.

“Mari sama-sama kita jaga Tanah Suci ini. Perbedaan aspirasi politik jangan sampai mencemari ibadah haji,’’ kata Lukman dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (30/8/2018).

Lukman mengatakan Imam Besar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman As-Sudais, beberapa kali mengeluarkan pernyataan di berbagai media bila Makkah dan Madinah adalah kota suci. “Kita berhaji itu untuk ibadah, bukan untuk kepentingan lain,” lanjut Lukman.

Dia meminta semua pihak menghargai Kerajaan Arab Saudi sebagai otoritas penyelenggara haji.

Caranya, kata dia, dengan tidak melibatkan kepentingan lain selain ibadah haji selama berada di Tanah Suci.

“Mari kita jaga bersama Kota Suci ini dari pengaruh luar yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan ibadah,” tutur dia.

Lukman juga mengingatkan semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. “Tanah Suci ini milik kita bersama. Jangan sampai ada sekat-sekat politik yang membedakan kita,”tambah dia.

Aroma persaingan pilpres memang mewarnai prosesi haji. Pemicunya, ada jemaah yang mengunggah gambar-gambar bernuansa pilpres di Tanah Suci.

BACA JUGA: Israel Larang Turis Indonesia Berkunjung, Menag Tanggapi Ini

Bahkan, beredar pula foto-foto pembagian air zamzam dalam kemasan dengan logo bernuansa pilpres. Kementerian Agama pun kini sedang mengusut peristiwa tersebut. []

SUMBER: MEDCOM


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.