Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Mendag Menjamin Harga Kebutuhan Pokok pada Ramadhan Stabil

INSPIRADATA. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan harga bahan pokok terpantau stabil menjelang bulan puasa pada 27 Mei nanti. Harga bawah putih memang sempat melonjak cukup tinggi, namun kini sudah mendekati harga yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu Rp 38 ribu per kilogram. Demikian disitat dari Republika, Senin (22/5/2017).

Selain bawang putih yang kembali pada harga normal, Mendag juga menjamin stabilitas harga tiga bahan pokok di ritel modern. Tiga bahan pokok tersebut diantaranya gula pasir seharga Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana dihargai Rp 11.000 per liter, dan daging beku Rp 80.000 per kilogram.

“Nanti semua aman, harga beras stabil, gula pasir stabil, minyak goreng stabil, daging beku stabil,” kata Enggar melalui keterangan tertulisnya, Senin (22/5).

Lana Soelistiawati, Ekonom Universitas Indonesia menilai tindakan pemerintah yang dilakukan menjelang ramadhan dalam menstabilkan harga cukup efektif dalam menahan inflasi.

“Walaupun bisa jadi tetap ada kenaikan, tapi jangan sampai berlebihan. Kenaikan kira-kira 15 persen masih bisa diterima,” ujar Lana.

Lana menambahkan, kebiasaan masyarakat menjelang Ramadhan pun turut memengaruhi kelonjakan harga kebutuhan pokok di pasar.

“Kita ini kebiasaan kalau menjelang Lebaran harus ada sambel goreng ati, atau rendang. Ini tidak bisa dikurangi ya, memang artinya sudah menjadi kebiasaan. Tapi itu tadi kalau pemerintah masih bisa menjaga harga-harga bahan pokok, seperti harga daging, harga bumbu-bumbuan, itu terjaga di level maksimal. Kalau kenaikannya di bawah 20 persen saya kira sudah bagus,” ujarnya. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *