Menempuh 4,2 Ribu Kilometer, Bangunan Masjid Ini Tercebur di Sungai Saat Diangkut Trailer

the-midnight-sun-masjid-inuvik-arctic-town-in-canadaINSPIRADATA. Masjid Inuvik merupakan masjid terdingin di dunia karena berada di wilayah dekat Kutub Utara. Cerita pembangunan masjid ini unik sekali. Saking menariknya, kisah pembangunan Masjid Inuvik ini pun dibuatkan film dokumenternya oleh  sineas Kanada, Saira dan Nilufer Rahman.

Berbeda dari masjid pada umumnya yang langsung dibangun di tempat. Masjid Inuvik ini justru dibangun di tempat lain.

Bangunan masjid berarsitektur sederhana ini dibangun di kota Winnipeg, Kanada. Setelah  bangunannya selesai dibuat, masjid ini dikirim sejauh 4,2 ribu kilometer dari Winnipeg ke Inuvik.

Masjid ini diangkut oleh mobil trailer. Jalur  yang ditempuh cukup ekstem. Jalur darat sejauh 2,4 ribu kilometer dan jalur laut sejauh 1,8 kilometer. Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan bangunan masjid yang sudah jadi tersebut ke Inuvik adalah selama 3 minggu perjalanan.

Perjalanan masjid seluas 1.500 meter persegi ini dimulai dalam semi-trailer yang menyusuri jalanan Kanada. Bukan perkara mudah membawa bangunan sebesar ini di atas truk trailer. Ada banyak rintangan yang dihadapi, seperti ada parade nasional di jalanan Kanada, ada masalah regulasi tol Kanada hingga ada jembatan yang terlalu kecil untuk dilewati trailer tersebut. Bahkan masjid ini hampir jatuh ke sungai dekat wilayah Alberta karena jalan yang dilalui sempit. Masjid lalu ditransfer ke kapal feri ekspedisi yang mengantakannya ke Kutub Utara.

Masjid tersebut merupakan hadiah dari Zubaidah Tallab Foundation. Suatu organisasi perkumpulan Muslim Kanada di Kota Winnipeg yang didirikan tahun 2007. Organisasi non-profit yang bertujuan untuk membantu kebutuhan dan mempererat hubungan umat Muslim di Kanada.

Masjid ini dibuat di luar kota karena tidak adanya pekerja di Inuvik yang sanggup membuat konstruksi dengan cuaca ekstrem. Selain itu bahan bangunan pembuat masjid juga sangat mahal di daerah tersebut.

Pada 24 September 2010, masjid yang diberi nama Midnight Sun Mosque ini tiba di Inuvik disambut dengan gema takbir dari para muslim di kota itu.

Masjid Midnight Sun resmi dibuka pada 10 November 2010 dan menjadi masjid paling utara yang ada di Amerika. Proyek pembangunan masjid ini menghabiskan dana $300,000 (sekitar 3,9 miliar).

Ahmed Al-Khalaf, salah satu dewan pengurus masjidnya mengutarakan The Midnight Sun Mosque adalah milik Kota Inuvik, bukan hanya umat Muslim saja. Oleh sebab itu, siapa pun dipersilakan masuk ke dalam masjidnya. Keharmonisan antar umat beragama sendiri, sebenarnya sudah mengakar pada kehidupan masyarakat setempat.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *