Bencana, Mengapa Bencana Terus Terjadi di Negeri Ini?
Unik, Informatif , Inspiratif

Mengapa Bencana Terus Terjadi di Negeri Ini?

0

SAAT ini bencana begitu banyak menimpa negeri. Mulai dari tanah longsorsampai yang sedang marak sekarang ini adalah bencana banjir.

Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya menjadikan bencana-bencana ini adalah sebuah bahan bermuhasabah diri. Sebab, tidaklah Allah takdirkan bencana-bencana ini melainkan pasti ada hikmahnya.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Bertaubat dari Dosa Meninggalkan Shalat?

Sungguh, termasuk kesalahan yang amat fatal jika kita hanya meyakini seperti kebanyakan orang bahwa bencana banjir dan sejenisnya adalah sekadar bencana alam murni tanpa ada sebab dan hikmah di dalamnya.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin berkata dalam khutbahnya yang berjudul Atsaril Ma’ashi, “Sesungguhnya kebanyakan manusia sekarang menganggap bahwa musibah yang menimpa mereka baik dalam bidang perekonomian, keamanan, atau politik disebabkan karena faktor-faktor dunia semata. Tidak ragu lagi bahwa semua ini merupakan kedangkalan pemahaman mereka dan lemahnya iman mereka serta kelalaian mereka dari merenungi al-Qur‘an dan sunnah Nabi. Sesungguhnya di balik musibah ini terdapat faktor penyebab syar’i yang lebih besar dari faktor-faktor duniawi.

Allah berfirman, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar),” (QS ar-Rum [30]: 41).

BACA JUGA: Antisipasi Terjadinya Banjir, Pemerintah Rancang Sistem JFEWS

Ibnu Sirin berkata, “Saya tahu dosa apa yang menyebabkan saya sekarang ini memikul hutang, karena dahulu empat puluh tahun silam saya pernah mengatakan kepada seorang, ‘Wahai muflis (orang yang bangkrut)’”.

Sufyan bin Uyainah mengatakan, “Dahulu aku diberi pemahaman tentang Al-Qur‘an, namun tatkala aku menerima kantong uang maka pemahaman itu hilang dariku.” []

Sumber: Muslim


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.