Unik, Informatif , Inspiratif

Mengapa Kopi Tidak Baik untuk Masa Pertumbuhan?

Pada anak-anak kopi menimbulkan masalah kesehatan dan gangguan pertumbuhan.

0 19

Meski pahit, kopi memang menimbulkan adiksi. Kopi dipercaya mampu meningkatkan konsentrasi dan energi. Tapi, kopi memiliki efek samping, seperti diare, sakit perut, sulit tidur, dan kegelisahan. Effek samping ini terjadi pada usia dewasa.

Pada anak-anak kopi menimbulkan masalah kesehatan dan gangguan pertumbuhan.

Bukan hanya itu, pada anak-anak kopi menimbulkan beberapa masalah, seperti:

Kopi membuat anak insomnia

Kafein yang terkandung dalam kopi menyebabkan anak dapat mengalami kesulitan tidur. Padahal tubuh anak akan melakukan proses pertumbuhan saat anak tidur.

BACA JUGA: Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

Kopi memicu hiperaktivitas

Bagi orang dewasa, efek kopi dalam menambah energi bisa menjadi hal yang sangat membantu untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari. Berbeda pada anak-anak, minum kopi akan menyebabkan perilaku yang gelisah, tidak bisa konsentrasi, dan hiperaktif. Ini karena anak lebih rentan terhadap efek kafein daripada orang dewasa.

Anak-anak juga cenderung masih sulit mengendalikan diri. Akibatnya, kalau anak-anak minum kopi dan mereka harus duduk berkonsentrasi mendengarkan pelajaran di kelas seharian, mereka pun akan menunjukkan perilaku yang hiperaktif.

Kafein mengganggu penyerapan kalsium

Kafein dalam kopi bersifat diuretik, sehingga memicu produksi air seni. Semakin cepat air seni atau urin dikeluarkan oleh ginjal, semakin banyak pula kalsium yang belum diserap tubuh ikut terbuang.

Padahal, kalsium sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat. Kurang kalsium berisiko menghambat pertumbuhan anak dan menyebabkan masalah seperti gigi berlubang.

Kopi akan mengurangi selera makan

Karena kopi bisa mengurangi selera makan, maka kopi digunakan oleh para pelaku diet. Tapi pada anak, kopi dapat menyebabkan gangguan pencernaan dengan gejala mual atau sakit perut. Hal ini juga akan membuat anak semakin tidak berselera makan. Padahal selera makan dibutuhkan usia anak karena mereka masih dalam usia pertumbuhan.

BACA JUGA: Bangun Tidur Terus Minum Kopi, Baikkah?

Kafein menimbulkan ketergantungan

Kafein merupakan zat adiktif atau menyebabkan ketergantungan. Terlalu banyak minum kopi, berisiko menyebabkan berbagai gangguan dalam jangka panjang seperti penyakit jantung atau kerusakan saraf.

Risiko ini semakin tinggi jika kebiasaan minum kopi sudah dimulai sejak dini. Dampak kopi tak hanya berlaku pada kopi hitam saja, tapi juga berbagai jenis minuman berbahan dasar kopi seperti kopi susu, cappuccino, frappuccino, latte, dan sejenisnya.[]

SUARA.COM

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline