manfaat berbuka dengan kurma
Foto: All Fresh

Mengapa Makan Kurma Harus dalam Jumlah Ganjil?

 

Pohon kurma tumbuh subur di kawasan Timur Tengah. Kurma merupakan tanaman jenis palm. Kepopuleran buah berakar serabut ini tersohor hingga ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tapi tahukah Anda, ada sunah nabi yang menganjurkan mengonsumsi kurma dalam bilangan ganjil. Semisal, 1, 3, 5, atau 7 butir.

Dalam hadis HR Bukhori dan Muslim, menerangkan salah satu keutamaan makan kurma. Barang siapa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu dia tidak akan terkena racun maupun sihir.

Lantas, apakah benar dianjurkan berbuka puasa makan kurma harus berjumlah ganjil? Seperti yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya ada di antara pepohonan, satu pohon yang tidak gugur daunnya. Pohon ini seperti seorang muslim, maka sebutkanlah kepadaku apa pohon tersebut?” Lalu orang menerka-nerka pepohonan wadhi. Abdullah Berkata: “Lalu terbesit dalam diriku, pohon itu adalah pohon kurma, namun aku malu mengungkapkannya.” Kemudian mereka berkata: “Wahai Rasulullah beri tahukanlah kami pohon apa itu?” Lalu, beliau menjawab: “ia adalah pohon kurma.” (HR Bukhori)

Dari literatur yang ada bahwa secara penelitian medis mengonsumsi buah kurma dalam bilang genap semisal 2, 4, 6, 8, dan seterusnya akan menghasilkan gula dalam darah dan potassium tanpa memberi banyak energi.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Musthafa Mohamed Essa, Ph.D. dkk., menunjukkan kurma melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan.

Itu tadi alasan mengapa harus memakan buah kurma dalam jumlah ganjil, semoga bermanfaat. []

SUMBER: tagar.id


Artikel Terkait :

About Fickry Augustri

Check Also

setan

Kulit Membiru karena Dicubit Setan, Benarkah?

Hal ini disebabkan karna penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *