Mengapa Perut Bisa Keroncongan?

d86798a2c887fc8e87ad8c9a1c01e778_700x500INSIPIRADATA. Pernahkah anda merasa malu karena tiba-tiba perut anda berbunyi padahal saat itu anda sedang berada di tengah-tengah rapat penting dan diperhatikan oleh semua hadirin? Kondisi seperti itu pasti sangat mengganggu, bukan?

Bunyi perut adalah satu dari sekian banyak alarm tubuh. Seringkali alarm jenis ini dikaitkan dengan kebutuhan makanan alias rasa lapar. Atau, lebih dikenal dengan istilah keroncongan.

Menurut keterangan yang dilansir dari doktersehat.com, kondisi perut yang berbunyi sebenarnya tidak selalu menandakan rasa lapar. Ini merupakan kondisi ilmiah yang terjadi pada saat proses pencernaan makanan berlangsung di dalam tubuh. Bunyi tersebut terjadi di perut dan usus kecil.

Sistem pencernaan, pada intinya adalah saluran panjang yang berawal dari mulut sampai ke anus. Saluran ini berhubungan dengan berbagai organ yang berperan penting dalam proses pencernaan. Yang terpenting yang harus diketahui dalam sistem pencernaan adalah cara kerja-nya mendorong dan menggerakkan makanan. Gelombang dari gerakan otot-otot berkontraksi  mendorong dan menggerakkan makanan. Gerakan ini disebut peristaltik.

Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan lainnya menjadi suatu adonan lengket. Bunyi perut adalah hasil dari proses ini. Makanan, cairan, dan campuran adonan yang lengket akan bergerak termasuk juga gas dan udara dalam usus. Semua dari bahan-bahan ini akan terdorong dan pecah menjadi bagian-bagian yang mudah di absorb, kumpulan udara dan gas juga akan tertekan dan meninbulkan suara yang kita dengar.

Lalu bisakah kita mencegah perut mengeluarkan bunyi? Tentu saja. Tipsnya adalah makanlah dalam porsi  kecil namun sering ketimbang makan banyak dalam satu waktu. Sistem pencernaan akan mempunyai kesempatan lebih sedikit untuk menghasilkan gerakan peristaltik yang ‘ribut’.  Selain itu, mengurangi makan makanan yang ber-gas juga dapat menurunkan frekuensi perut berbunyi.

dalam beberapa kasus, bunyi perut memang mungkin menandakan masalah atau kondisi medis tertentu seperti sindrom iritasi usus/perut (Irritable Bowel Syndrome). Kondisi seperti inilah yang harusnya diwaspadai.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *