Ilustrasi Ilmuwan Islam

Mengenal Sosok Ilmuwan Islam Mahmud Al-Kashgari

INSPIRADATA. Ilmuwan Islam terdahulu tingkat intelektualnya tidak diragukan lagi, contohnya adalah Mahmud Al-Kashgari. Ia menguasai 2 bidang ilmu, yang pertama adalah bidang bahasa, dalam bidang bahasa ini Ia berhasil menghasilkan karya yang monumental berupa kamus bahasa. Dan yang kedua yakni bidang Geografi, pada Geografi ini Ia melahirkan karya sebuah peta.

Mahmud Al-Kashgari bernama lengkap Mahmud ibn Hussayn ibn Muhammad al-Kashgari. Ia lahir di Kashgar, Turki, pada abad ke-11 dari keluarga Hamirs, yang memiliki kaitan dengan suku Oguz. Ia ilmuwan Muslim yang ahli dalam pembuatan peta.

Keahlian lain yang dikuasai oleh Mahmud Al-Kashgari leksikografi aau ilmu terkait penyusunan kamus. Hussayn adalah ayah dari Mahmud Al-Kashgari yang menjabat sebagai wali kota Barsgan dan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Dinasti Qara Khanid yang berkuasa pada saat itu.

Ayahnya melakukan imigrasi dari Barsgan ke Kashgar, tempat Al-Kashgari dilahirkan. Al-Kashgari mendapatkan pendidikan yang sangat baik. Dia mendalami studi ilmiah Islam, fasih berbicara dan menulis bahasa Arab dan Persia.

Al-Kashgari pun banyak melakukan perjalanan hampir ke seluruh wilayah Turki untuk belajar semua dialek bahasa Turki. Ia mempelajari pula berbagai macam tradisi Turki, termasuk berbagai kesenian dan cerita rakyatnya.

Dari kerja kerasnya ini, Al-Kashgari kemudian menulis kamus bahasa Turki berjudul Divan Lugat it-Turk pada 1072. Ini merupakan kamus komprehensif pertama tentang bahasa Turki. Ia memiliki tujuan tersendiri dalam menulis kamus itu.

Tujuannya, agar khalifah di Baghdad menggunakan kamus itu. Sebab, saat itu Arab merupakan sekutu Turki. Kamus itu sangat lengkap. Ada pula contoh-contoh puisi tua Turki dalam bentuk khas kuatrain, tentang epik, penggembalaan, dan pengajaran.

Saat itu, Al-Kashgari menganggap bangsa Turki merupakan bangsa yang memiliki kemampuan memimpin. Cara paling logis agar dapat berkomunikasi dan menjalin persahabatan dengan orang Turki adalah dengan belajar bahasa Turki.

Sejumlah catatan sejarah menyebutkan bahwa Al-Kashgari memiliki reputasi sebagai seorang sarjana Turki, yang memiliki pengetahuan komprehensif dan menyeluruh mengenai sejarah, geografi, dan cerita-cerita rakyat Turki dengan baik. []

 

Sumber: Republika


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Obbie Mesakh, Raja Pop 80-an

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *