Unik, Informatif , Inspiratif

Menginspirasi! Bocah Ini Bagikan Makan Siang ke Para Tunawisma Rutin Seminggu Sekali

0

Anak-anak mengisi libur sekolah dengan banyak cara. Ada yang sekadar bermain dan ada juga yang justru melakukan hal-hal positif. Seperti yang dilakukan oleh Liam Hannon dari Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Setiap minggu, bocah berusia 10 tahun itu berbagi makan siang gratis dengan para tunawisma. Murid kelas 5 itu akan berjalan kaki dan memberikan para tunawisma yang ditemuinya di jalan makan siang.

Liam tak sendiri. Ia ditemani sang ayah, Scott Hannon, yang menarik gerobak kecil berisi makanan dan minuman saat melakukan kegiatan tersebut. Sedangkan Liam mendorong adiknya yang dalam kereta bayi.

Sejauh ini makan siang gratis telah diberikan Liam kepada sekitar 300 tunawisma di kotanya.

“Itu membuat aku benar-benar bangga sebagai ayahnya. Ditambah, itu adalah sesuatu yang menyenangkan kami dapat mengerjakannya bersama-sama sebagai ayah dan anak serta istriku dan bayiku. Liam memiliki hati yang besar,”kata Scott Hannon, seperti dilansir dari Grid.ID, Senin (20/11/2017).

Bocah itu memulai proyeknya yang diberi nama ‘Liam’s Lunches of Love’, dengan cara menyiapkan 20 paket makan siang setiap minggu. Makanan itu berupa roti yang diberi selai kacang dan jeli yang dibungkus plastik.

, Menginspirasi! Bocah Ini Bagikan Makan Siang ke Para Tunawisma Rutin Seminggu Sekali

Awalnya pembelian roti dan minuman memakai uang mereka sendiri. Namun, ayahnya kemudian meluncurkan kegiatan itu di laman GoFundMe untuk menggalang dana. Semula hanya 20 paket makan siang gratis, kini Liam bisa memberikan 60 paket makan siang setiap minggunya.

Kehadiran Liam selalu mendapat sambutan dari para tunawisma yang diberikan makan siang gratis itu. Menurut Liam, banyak orang yang mereka bantu sesungguhnya orang yang menyenangkan.

Liam dan ayahnya juga bekerja sama dengan Hildebrand Family Self Help Center di Cambridge.Mereka mengumpulkan peralatan sekolah bagi lebih 400 anak-anak yang mengalami kehilangan tempat tinggal.

Sebanyak 40 tas dan peralatan sekolah berhasil diberikan berkat duet ayah dan anak Hannon, kata Krystle Kelly, direktur Hildebrand Family Self Help Center. “Memikirkan bahwa ada anak usia 10 tahun yang tidak mementingkan dirinya sendiri adalah mengagumkan,” ucap Krystle Kelly.

[]


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.