Unik, Informatif , Inspiratif

Menyiasati Pengurangan Kualitas Air di Musim Kemarau

0

Musim kemarau berkepanjangan tidak hanya berdampak pada dunia pertanian, tapi juga pada kualitas air warga, yang pada gilirannya berdampak pada kesehatan. Pada musim kemarau, kita mendapati air sumur menguning, pekat, dan berbau.

Keadaan ini bisa disiasati dengan penanganan khusus berupa penyaringan dan penjernihan terlebih dahulu sebelum dimasak untuk dikonsumsi.

Penjernihan air sumur yang mengalami perubahan warna dan pekat bisa dilakukan dengan menyaring air menggunakan bak berisi ijuk, pasir, kerikil dan arang kayu secara berulang sampai air jernih. Atau dengan mengalirkan air ke dalam paralon berdiameter besar yang sudah diisi penyaring, secara berurtan dari bawah: pasir, kerikil, ijuk, arang kayu.

BACA JUGA: Sering Minum Air Dingin Sebabkan Diabetes?

Untuk menghilangkan bau bisa menggunakan sedikit kaporit dengan takaran tertentu agar tidak membahayakan manusia yang mengonsumsi.

Untuk memastikan kualitas air secara baku, tepat dan terukur memang harus melalui uji laboratorium yang membutuhkan proses lama, namun ada cara yang lebih mudah dilakukan secara kasat mata yaitu air jernih, tidak berbau dan tidak berasa.

BACA JUGA: Manfaat Sejuk Minum Air Hangat Teratur di Pagi Hari

Perlu diingat, bahwa pada musim kemarau, kita harus lebih teliti dalam mengamati air. Usahakan selalu memasak air sebelum dikonsumsi. []

Redaktur: Kesit S


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline