Burung Merpati

Merpati, Dulu Pengirim Surat Kini Pengirim Barang Terlarang

INSPIRADATA. Merpati merupakan salah satu burung yang cerdas, dia memiliki daya ingat yang kuat, kemampuan navigasi yang mumpuni serta memiliki naluri alamiah dalam menentukan suatu tempat. Sehingga walaupun merpati sudah terbang jauh dan lama, ia mampu kembali ke sarang karena daya ingatnya yang kuat.

Tak heran karena kemampuannya yang demikian itu, merpati kerap digunakan sebagai ‘kurir’ atau pengirim pesan sejak zaman Romawi. Namun, kini pemanfaatan merpati sudah melenceng dari seharusnya, yakni pembawa obat terlarang.

Baru-baru ini, seekor merpati ditangkap oleh bea cukai Kuwait karena diduga membawa obat-obatan terlarang, obat tersebut diletakkan di sebuag kantong kecil yang ditempel pada bagian punggung burung.

Foto: Viral4real

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Brilio, Senin (29/5/2017), sekitar 178 pil ditemukan pada kantong kecil tersebut. Burung merpati itu ditangkap di dekat gedung pabean di kota Abdali yang berbatasan langsung dengan Irak.

Pihak keamanan setempat mengatakan jenis pil tersebut adalah kentamin, obat bius yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit.

Abdullah Fahmi, seorang petugas bea cukai mengatakan pihaknya sudah mengetahui bahwa merpati itu adalah perantara untuk menyelundupkan obat-obatan terlarang. Tapi, penangkapan burung ini adalah pertama kalinya pas ketika burung itu sedang ‘bertugas’.

Foto: Viral4real

Sebelumnya, banyak kasus serupa yang menjadikan merpati sebagai ‘distributor’ barang haram tersebut. Oknum yang menggunakan cara ini menjual barangnya dengan nilai jual yang sangat tinggi.

Sebagai informasi, pada tahun 2016, di sebuah penjara di Kosta Rika, seorang penjaga penjara dikabarkan menangkap seekor burung merpati yang membawa kokain dan ganja pada kantong plastik.

Tak hanya di Kosta Rika, di Kolombia pun sempat terjadi. Ketika itu si merpati tidak bisa melewati dinding penjara yang tinggi karena beratnya beban paket narkotika yang diikat pada tubuhnya. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *