Meski Kulitnya Mudah Mengelupas, Gadis Kecil Ini Tetap Semangat Belajar

INSPIRADATA. Ella Murray, seorang gadis kecil yang mengidap penyakit langka namun tetap semangat untuk belajar di sekolah. Gadis asal Washington DC, Amerika Serikat, ini sejak kecil telah mengidap penyakit langka yang bernama Recessive Dystrophic EB. Hanya 1 dari 50 ribu orang di Amerika Serikat yang mengidap ini.

Gejala dari penyakit ini diantaranya, sulit untuk makan dan minum, kehilangan kuku pada jari kaka dan tangan, serta anemia.

Penyakit yang diidap oleh Ella ini disebabkan kurangnya kolagen tipe VII, jenis protein yang dapat menyatukan lapisan kulit atas dan bawah tubuh. Hal ini menyebabkan kulit Ella selalu mengelupas, bahkan hanya karena gerakan pelan saja.

Seperti dikutip dari Brilio, Sabtu (3/6/2017). Semua bermula ketika Ella lahir, orangtuanya, Katie dan Joe Murray tidak mengerti kenapa anaknya lahir dengan kaki bawah yang tak memiliki kulit.

Kemudian, dokter memvonis Ella mengidap penyakit Recessive Dystrophic EB. Kulit Ella sangat rapuh, bisa mengelupas hanya karena sentuhan dan gerakan saja.

Oleh karena itu, orangtuanya selalu membersihkan kulit-kulit yang mengelupas ketika Ella bangun tidur. Setelah itu badannya pun diperban agar Ella dapat beraktivitas.

Ella yang saat ini berusia 10 tahun, termasuk anak yang pintar, terbukti dirinya selalu juara kelas di sekolahnya. Ia bersekolah di kelas 4 James K. Polk Elementary School di Alexandria, Virginia. Tak hanya di kelas, Ella pun mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menyanyi, membaca, dan klub jurnalistik di sekolahnya.

Ella dijuluki ‘butterfly girl’ karena kulitnya yang mudah mengekupas seperti sayap kupu-kupu. Bahkan banyak anak yang takut di sekolahnya karena Ella dipenuhi dengan perban. Tidak sampai disitu, dirinya selalu menjadi pusat perhatian kemanapun ia pergi. Namun Ella tidak pernah berkecil hati, ia tetap semangat sebagai anak yang ceria. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *