, Microsoft Akan Perluas Markasnya Hingga Seluas 180 Lapangan Bola
Unik, Informatif , Inspiratif

Microsoft Akan Perluas Markasnya Hingga Seluas 180 Lapangan Bola

0

Microsoft akan memperluas markasnya di Redmond, Washington untuk menampung 8 ribu pekerja lagi yang diperkirakan akan seluas 180 lapangan bola.

Perusahaan teknologi yang didirikan Bill Gates pada 1975 itu, ingin menciptakan area kolaborasi dan rekreasi sebagai usaha menghadapi pertumbuhan pekerja-pekerja baru dan tren kantor terbuka.

Rencananya, dalam 5 hingga 7 tahun ke depan, sebanyak 12 bangunan rendah akan dirobohkan dan diganti dengan 18 gedung baru yang mayoritas lebih besar. Sehingga diperkirakan, luas area kantor Microsoft setara dengan 180 kali lapangan bola pada umumnya.

Di bawah kepemimpinan CEO Setya Nadella, Microsoft mencoba membangkitkan budaya kerja yang lebih terbuka. Ia ingin budaya kerja di Microsoft mendukung lingkungan kolaboratif dan lebih sedikit karyawan yang bekerja di ruangan tertutup.

“Kami fokus pada transformasi budaya di perusahaan. Kami ingin menciptakan ruang kerja yang mendukung budaya yang kita bangun,” jelas Presiden dan Kepala Legal Microsoft, Brad Smith seperti dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Selasa (05/12/2017).

Saat ini, sebanyak 47 ribu orang tercatat bekerja di kantor Microsoft di Washington. Smith menambahkan jika ruang kerja terbuka bakal mendorong orang untuk lebih kreatif, bekerja dan belajar satu sama lain.

Proyek ini akan membuat 2.500 pekerjaan konstruksi dan pengembangan baru. ‘Fitur’ baru markas Microsoft nanti juga akan menyediakan area publik yang bisa menampung 8.000-12.000 orang di plaza dan area terbuka, termasuk jalur untuk kegiatan jalan kaki dan lari, fasilitas olahraga dan area hijau.

Nantinya, gedung-gedung di kantor Microsoft akan saling berdekatan dan area parkir yang saat ini menjadi pembatas antar gedung akan dipindah di lantai paling bawah gedung (underground).

Secara umum, desain baru kantor Microsoft akan lebih memanjakan pejalan kaki dan akan merombak area gedung berbentuk huruf X yang ikonik. Sebab, bangunan berbentuk X tersebut membingungkan para pekerja Microsoft.

Mereka sering berkelakar bahwa menemukan gedung X tersebut merupakan bagian dari tes intelejensi untuk membuktikan, apakah mereka layak bekerja di Microsoft atau tidak.

Meskipun dipugar besar-besaran, Danau Bill akan tetap dipertahankan di tengah-tengah pusat kantor lama Microsoft. Hal itu sebagai penghormatan kepada pendiri Microsoft, Bill Gates. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.