Unik, Informatif , Inspiratif

Microsoft Tengah Garap ‘Bali’, Teknologi Macam Apa?

0

Microsoft dikabarkan tengah mengembangkan sebuah teknologi bernama Bali. Bukannya teknologi untuk Pulau Bali, melainkan sebuah fitur yang memungkinkan orang-orang memiliki kemampuan mengontrol data.

Sederhananya, fitur Bali ini merupakan bank data alias penyimpanan data yang mengizinkan pengguna mengendalikan semua dokumen yang dikumpulkan.

Untuk saat ini, Bali tengah masuk dalam tahap pengujian internal.

BACA JUGA: Sedang Tren Mode Gelap, Microsoft Malah Siapkan Tema Cerah di Windows

Fitur kontrol data ini pertama kali ditemukan oleh pengguna Twitter bernama Longhorn. Ia mendeskripsikan Bali sebagai sebuah wadah pengelolaan segala jenis data yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol hingga menghapus semua koneksi dan data informasi akun.

Menurut laporan ZDNet, Bali ini berbasis konsep ‘Privasi Terbalik’, yang pernah diteliti oleh ilmuwan Microsoft Research bernama Yuri Gurevich, Efim Hudis, dan Jeannette Wing pada 2014 lalu.

Lalu, apa itu konsep ‘Privasi Terbalik’?

Dalam dunia internet, developer biasanya menyediakan platform untuk pengguna memberikan data-data ke dalamnya. Sayangnya, pengguna tidak bisa benar-benar memiliki akses untuk semua aktivitas yang pernah mereka lakukan di dalam platform.

Dengan Bali, segala jenis informasi yang dihasilkan oleh pengguna akan disimpan di bank data. Kemudian, pengguna nanti bisa memiliki kemampuan melihat dan mengelola data mereka sendiri. Mereka bahkan akan diberi opsi untuk membagikannya.

BACA JUGA: Dua Alasan Paul Allen Mengundurkan Diri dari Microsoft

Tak hanya itu, pengguna bahkan juga bisa memonetisasi data jika memungkinkan. Fitur ini cukup berbeda dari semua layanan yang ditawarkan oleh para kompetitor Microsoft, seperti Google dan Facebook, yang justru terdengar lebih akrab dengan isu kebocoran data.

Hingga saat ini, fitur Bali masih dalam tahap uji coba internal perusahaan. “Pengembang masih fokus untuk membantu pengguna mengumpulkan data pribadi dari berbagai situs web dan memiliki kemampuan untuk melihat data,” tulis Microsoft dalam laman About di situs Bali. []

SUMBER: MICROSOFT | KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.