Unik, Informatif , Inspiratif

Militer AS, Tolak Permintaan Trump Bangun Pusat Penahanan Migran

0 510

Sumber Militer AS mengatakan pada Reuters via Sky News Senin (5/11/18) bahwa militer AS menolak permintaan Trump untuk membangun pusat penahan migran. Keinginan ini terkait dengan bergeraknya ribuan migran ke perbatasan Meksiko.

Kementerian Dalam Negeri Meksiko menyatakan, para migran itu berasal dari beberapa negara seperti, Honduras, El Salvador, dan Guatemala. Mereka bergerak menuju perbatasan Meksiko dengan karavan atau kelompok kecil.

BACA JUGA: Trump Sebut Uni Eropa adalah Musuh

Pekan lalu, militer mengumumkan telah mengerahkan 7.000 tentara ke perbatasan Meksiko di mana diperkiran ada 5.000 migran menuju ke sana. Pasukan itu diterjunkan dalam misi bernama Operation Faithful Patriot untuk memberikan dukungan bagi 2.000 orang Garda Nasional yang lebih dulu ditempatkan.

Pekan lalu, Trump mengancam bakal menembak jika migran melakukan aksi seperti melemparkan batu ke arah pasukan perbatasan.

“Pertimbangkan (batu) itu sebagai senapan. Ketika mereka melempar batu seperti yang dilakukan ke polisi perbatasan Meksiko, pertimbangkan itu sebagai senapan,” ujarnya.
Trump menyalahkan Partai Demokrat selaku oposisi karena telah memberikan jalan bagi migran ilegal.

Imigrasi merupakan isu utama dalam pemilu sela tahun ini, Trump mengklaim Demokrat ingin memanfaatkannya dengan menciptakan kekacauan di perbatasan.

Presiden berusia 72 tahun itu menuturkan bakal migran yang datang bakal semakin banyak. “Saat ini kami telah memulai proses pembangunan tembok. Kami tak bakal membiarkan mereka lewat,” tegasnya.

BACA JUGA: Terungkap, Alasan Kim Jong-un Bawa Toilet Sendiri saat Bertemu Donald Trump

Dalam kampanyenya jelang Pemilihan Umum Selasa (6/11/2018), Trump berkata kepada para pendukung Partai Republik bahwa para migran tengah melakukan invasi.

Trump menambahkan akan melakukan penahan pada migran yang melakukan provokasi. Sebagaimana diketahui bahwa beberapa orang di antara migran itu ada anggota sebuah geng kriminal. Kebanyakan alasan utama para migran melakukan perpindahan adalah kesulitan finansial. []

SUMBER: KOMPAS

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline