Unik, Informatif , Inspiratif

Mimisan Saat Hamil, Bahaya?

0 18

Mimisan bisa terjadi karena banyak hal, bisa karena hidung bagian dalam yang terluka, atau karena hidung tersumbat, yang biasanya disebabkan oleh infeksi (seperti pilek dan flu). Lalu bagaimana jika mimisan terjadi pada masa kehamilan? Apakah ini berbahaya?

BACA JUGA: Cara Atasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Nah, Anda tidak perlu panik saat ini terjadi padamasa kehamilan Anda. Karena ternyata mimisan saat hamil sangat umum terjadi, terutama saat usia kehamilan telah memasuki trimester kedua dan ketiga.

Mimisan pada saat hamil tidak membahayakan Anda dan janin. Akan tetapi jika mimisan ini terjadi berkali-kali Anda tetap harus segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi jika hal ini terjadi ketika Anda telah memasuki trimester ke tiga. Hal ini dapat meningkatkan risiko perndarahan hebat pasca melahirkan.

BACA JUGA: Bahaya Ibu Hamil yang Sering Tidur Mendengkur

Mimisan pada masa kehamilan diakibatkan oleh beberapa hal. Yaitu akibat pembuluh darah di hidung yang membesar selama kehamilan, tingginya hormon saat hamil, pilek, alergi terhadap dingin, sinus, atau ketika selaput di dalam hidung Anda kering.

Hal pertama yang harus dilakukan saat Ibu hamil saat mengalami mimisan adalah tetap tenang dan jangan panik. Selanjutnya lakukan hal-hal berikut ini:

BACA JUGA: Perawatan Payudara Sejak Hamil Hingga Melahirkan

– Duduk tegak dengan sedikit menundukkan kepala
– Hindari berbaring atau menengadahkan kepala ke atas karena akan membuat darah menetes ke bawah bagian belakang tenggorokan. Namun bila Anda merasa sangat lemas, tidurlah dengan posisi menyamping.
– Cubit bagian tengah atas lubang hidung rapat-rapat dengan ibu jari dan telunjuk, tahan selama 10 menit tanpa berhenti.

BACA JUGA: 4 Bahan Aman untuk Atasi Jerawat Ibu Hamil

– Bila hidung Anda masih mimisan setelah 10 menit, tutup lagi lubang hidung selama selama 10 menit. Mimisan biasanya akan berhenti setelah 10 sampai 20 menit.
– Kompres hidung dengan es.

Untuk mencegah darah keluar lagi dari hidung, hindari membungkuk, berbaring, membuang ingus terlalu kuat atau mengorek hidung selama 27 jam.

 

SUMBER: KUMPARAN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline