Unik, Informatif , Inspiratif

Minimalisir Risiko, Begini Teknik Hentikan Motor Saat Rem Blong

0

REM merupakan komponen penting dalam setiap kendaraan bermotor, tak terkecuali sepeda motor. Kebayang kan, saat Anda menjalankan motor dalam kecepatan tinggi atau lewat jalanan menurun, tiba-tiba rem motor Anda blong?

Karenanya, rem menjadi komponen wajib jika Anda tak mau celaka. Namun, seiring lamanya pemakaian, komponen tersebut rawan mengalami kerusakan. Paling bahayanya, bisa mengakibatkan blong yang tentu meningkatkan risiko bahaya.

BACA JUGA: Bawa Motor Kopling? 3 Aturan Ini Wajib Dipatuhi

Berbahayanya lagi, keblongan pada rem tidak bisa diprediksi sejak awal, alias tanpa memiliki tanda-tanda. Bahkan, menurut General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor atau AHM, Wedijanto Widarso, hal tersebut bisa terjadi kapan dan di mana saja.

“Enggak bisa diprediksi, karena prinsipnya kan komponen itu bagus, jadi susah dikenali sejak awal,” katanya.

Lantaran sering terjadinya kecelakaan akibat rem blong, terutama di lintasan yang menukik turun. Wedijanto memberikan sedikit tips untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal tersebut. Salah satunya, dengan menekan dan melepas tuas atau pedal rem secara cepat.

“Seperti dikocok, tarik dan lepas tuas remnya. Mirip dengan sistem ABS (anti-lock braking system). ABS kan cara kerjanya seperti itu, tapi otomatis,” kata dia.

Sementara itu Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, main dealer motor Honda Jakarta-Tangerang menyebut,ada sejumlah cara yang bisa diterapkan para biker saat mengalami kondisi rem blong, utamanya pengendara motor matik. Paling tidak cara ini bisa diterapkan untuk meminimalisir risiko.

BACA JUGA: ‘Cara Hemat’ Nambah Top Speed Motor Tanpa Perlu Oprek Mesin, Begini Caranya

Kata dia, pertama adalah jangan panik. Kedua, yakni tutup gas dan coba arahkan motor ke arah tanjakan. “Ini berguna agar motor dapat melaju lebih pelan dan berhenti dengan sendirinya,” kata dia.

Ketiga, apabila situasi tak terkendali, usahakan Anda membunyikan klakson dan hindari tabrakan. Andaipun harus terpaksa menabrak, carilah tempat yang tak terlalu membahayakan seperti di rumput atau pasir.

“Intinya, sebaiknya sebelum mulai berkendara harus biasakan diri untuk selalu mengecek sepeda motor, di antaranya yaitu rem depan dan belakang, agar kendaraan yang kita gunakan menjadi lebih aman saat di kendarai,” kata dia. []

SUMBER: 100KPJ


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.