Seorang Pria Membawa Jenazah Istrinya Menggunakan Motor

Miris, Karena Tidak Punya Uang Pria Ini Membawa Jenazah Istrinya Menggunakan Motor

INSPIRADATA. Belakangan ini, kisah seorang pria bernama Shankar Sah (60), berasal dari Ranibari, Purnia, Bihar, India, tengah menjadi perhatian publik. Pasalnya, Shankar harus membawa jenazah istrinya dari rumah sakit dengan menggunakan motor, karena dirinya tidak memiliki uang untuk menyewa ambulans.

Seperti dilansir oleh siakapkel, Selasa (6/6/2017), Shankar terpaksa membawa jenazah istrinya dengan menggunakan sepeda motor. Sang istri meninggal pada Jumat (2/6) lalu di rumah sakit setempat.

Pihak rumah sakit sudah meminta Shankar untuk membawa istrinya pulang dan segera memakamkannya. Tapi jika ia meminta bantuan mobil ambulans, maka Shankar harus membayar dan mengurusi persyaratannya sendiri.

Ia pun pergi ke petugas ambulan di rumah sakit, setelah itu diketahui bahwa Shankar harus membayar sebesar Rp 500 ribu jika ingin menyewa ambulans.

Karena tak mampu, Shankar pun terpaksa membawa jenazah istrinya dengan kondisi seadanya. Ia pun meminta bantuan kepada anak lelakinya, Pappu. Dengan mengendarai motor, Shankar merangkul jenazah istrinya menuju rumah untuk dimakamkan.

Foto: siakapkel

Shankar dan Pappu bekerja sebagai buruh di derah Punjab. Ketika bekerja, Shankar mendengar kabar bahwa istrinya sakit, ia pun bergegas membawa istrinya ke rumah sakit. Namun, setibanya di rumah sakit, nyawa istrinya tidak tertolong lagi.

Menurut keterangan salah satu dokter di rumah sakit tersebut, M M Wasim, rumah sakit tidak memiliki fasilitas mobil ambulans, sehingga jika ada pasien meninggal dunia. Keluarganya harus mengurus administrasi sendiri.

Kumar Pal selaku Hamik distrik Pankaj mengatakan, kejadian ini sangat disayangkan. Dirinya telah memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Kasus seperti ini tidak hanya sekali terjadi di Inda. Sebelumnya pada tahun 2016, ada seorang pria miskin yang menggotong jenazah istrinya sejau 12 km, karena rumah sakit tidak menyediakan ambulan.

Kemudian di tahun yang sama, ada seorang pengemis asal Hyderabad, India, mendorong jenazah istrinya menggunakan gerobak sejauh 60 km. Pria tersebut tidak memiliki uang sebesar Rp 1 Juta untuk menyewa ambulan. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *