Misteri di balik Aroma Hujan, Ada Apa?

 

lelaki-hujanINSPIRADATA. Apa yang tercium ketika hujan turun? Hujan deras akan menghasilkan bau tanah yang begitu menyegarkan. Nah, yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana aroma tersebut bisa terbentuk?

Dilansir dari Nationalgeographic.co.id, IG Bear dan RG Thomas, peneliti asal Australia, pada publikasinya di jurnal Nature tahun 1964 menyebut bau hujan sebagai petrichor. Bau tersebut dideskripsikan seperti campuran minyak tumbuh-tumbuhan dan senyawa geosmin yang dilepaskan saat hujan sampai ke tanah.

Kini, ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengungkap rahasia di balik bau tersebut dan menguraikannya. Menggunakan kamera kecepatan tinggi, ia mengobservasi cara tetesan air hujan menjebak gelembung udara saat menyentuh tanah.

Hasil observasi dipublikasikan di jurnal Nature Communication. Ilmuwan menemukan, tetesan air hujan akan menghasilkan senyawa bernama aerosol ketika menyentuh tanah.

Prosesnya, ketika menyentuh permukaan tanah berpori, tetesan air hujan akan memipih karena berkurangnya energi kinetik. Gelembung udara lalu terbentuk akibat perbedaan kecepatan pemuaian air dengan penyerapan air oleh tanah. Penyerapan air oleh tanah berlangsung, membuat gelembung udara terjebak lalu membesar, dan terus bergerak naik.

Saat gelembung udara menyentuh permukaan bagian atas tetesan air, maka gelembung itu akan pecah. Saat pecah, gelembung itu kemudian melepaskan aerosol serta senyawa lain yang ada di tanah. Proses ini sangat singkat, cuma seperseratus ribu detik.

Menurut Cullen Blue, peneliti dari MIT yang terlibat dalam riset ini, gelembung udara yang pecah tak hanya melepaskan senyawa kimia, tetapi juga mikroorganisme, ke lingkungan sekitar. Blue juga mengatakan bahwa lebih banyak partikel akan dihasilkan oleh hujan ringan dan sedang daripada hujan deras.

Selain memahami mekanisme terbentuknya bau hujan, riset ini juga memungkinkan ilmuwan untuk memahami penyebaran mikroorganisme lewat hujan.

Riset-riset tentang mekanisme yang terjadi di alam seperti pada peristiwa hujan yang diuraikan diatas menunjukkan bahwa keteraturan ciptaan tuhan mengandung keajaiban yang menakjubkan dan pasti bermanfaat bagi kehidupan. Manusia hanya perlu mengkaji dan menelitinya lebih dalam. []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *