Unik, Informatif , Inspiratif

Misterius, Ribuan Ikan Mati Bergelimpangan di Sungai Eufrat

0 97

Peternak ikan di Baghdad Selatan, Irak, menemukan ribuan ikan carp mati secara misterius bergelimpangan di kerangkeng peternakan dan hanyut di tepi sungai Eufrat.

Tumpukan ikan mati, bersama dengan beberapa ban mobil dan kantong plastik, terlihat pada hari Jumat 2 November 2018 di bawah jembatan beton besar.

BACA JUGA: Misteri Manisnya Ubi Cilembu Terbongkar

Bangkai-bangkai ikan itu menutupi permukaan air, memancing para burung pemakan bangkai berputar-putar di langit sekitar.

Kejadian serupa juga terjadi di peternakan ikan Saddat al-Hindiyah di Provinsi Babilonia, sekitar 80 kilometer (50 mil) dari Baghdad Selatan.

Peternak Hussein Faraj dengan panik meraup ikan-ikan mati dari kandangnya di peti plastik merah, takut mereka diracuni.

“Ada yang mengatakan itu karena penyakit, yang lain mengatakan itu karena bahan kimia,” kata Faraj.

BACA JUGA: Rp 85 Triliun Harta Gaddafi, Hilang Misterius

“Kami sedang menunggu solusi dari pemerintah dan uji coba air, kami takut air akan meracuni kami juga dalam beberapa hari mendatang.”

Seperti dilansir The New Arab, pada Senin (5/11/2018), pencemaran sungai dikabarkan terjadi di Irak sepanjang tahun ini. Hal tersebut disebut sebagai penyebab munculnya fenomena ribuan bangkai ikan mengambang di sungai dan peternakan lokal.

Misterius!

Di Saddat al-Hindiyah pada hari Jumat, para petani yang putus asa menarik ikan dari kerangkeng mereka dengan jaring, dan membuka insang untuk memeriksa tanda-tanda kematian massal yang mengejutkan itu.

“Penyakit ini adalah misteri. Itu tidak bisa dikendalikan,” menurut prakiraan awal Jaafar Yassin, kepala dinas pertanian kota Baghdad. “Sekitar 90 persen ikan di peternakan mati,” katanya kepada AFP.

Hal itu membuat para petani marah.

BACA JUGA: Diperkirakan Berusia 2.000 Tahun, Begini Kondisi Jasad Mumi Wanita yang Ditemukan Arkeolog Rusia

“Saya memiliki 28 kandang dengan 50.000 ikan di dalamnya. Saya memperkirakan bahwa saya kehilangan US$ 80.000 (berkisar Rp 1,1 miliar) sebagai akibat dari penyakit itu,” kata petani Hussein al-Husseini.

Irak menghasilkan 29 ribu ton ikan setiap tahun, menurut statistik 2016 yang dikumpulkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO). []

SUMBER: THE NEW ARAB | AFP

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline