Unik, Informatif , Inspiratif

Mula: Lamborghini, Ferrari dan Traktor

0 30

Mobil-mobil para jutawan dunia ini tak lepas dari sejarah. Ferrari dan Lamborghini, dua produsen mobil sukses dari Eropa.

Kisah berawal dari Ferrucio Lamborghini. Saat Perang Dunia II berkecamuk, ia dikenal sebagai seorang mekanik handal di lingkungan Angkatan Udara Italia.

BACA JUGA: Jam Tangan Mewah Super Mahal, Setara dengan 90 Unit Ferrari

Setelah perang berakhir, ia mulai membuka bengkel mobil dan motor kecil-kecilan. Melihat banyaknya peralatan militer yang belum sempat dipakai dalam perang, Lamborghini mendapatkan ide bisnis baru, yaitu membeli peralatan militer tersebut dan mengubahnya menjadi traktor.

Akibat, banyaknya permintaan traktor untuk kebutuhan pertanian saat itu, bisnis milik Lamborghini melesat cepat. Ia kemudian memperluas bisnisnya dan mulai memproduksi alat pemanas, pendingin ruangan khusus untuk gedung dan berbagai bangunan lainnya.

Berkat keberhasilan bisnisnya,  Lamborghini menjadi kaya raya. Ia pun mulai mengoleksi berbagai mobil sport, salah satunya adalah Ferrari 250 GT. Di antara mobil koleksinya, Lamborghini sering merasa kecewa dengan mobil Ferrari miliknya yang sering mengalami masalah kopling.

Oleh karena itu, ia sering bolak-balik ke bengkel Ferrari di kota Maranello untuk melakukan perbaikan maupun penggantian kopling.

BACA JUGA: Hebat, Polisi Lalu Lintas Jepang Ini Kejar Lamborghini Hanya dengan Sepeda

Setiap kali dibawa ke bengkel, Lamborghini selalu tidak diizinkan untuk melihat proses perbaikan mobilnya. Parahnya, masalah kopling mobil Ferrarinya tak kunjung membaik meski sudah diperbaiki berkali-kali. Akhirnya ia menemui Enzo Ferrari (pendiri Ferrari) untuk meminta solusi atas masalah tersebut.

Bukannya solusi, Enzo Ferrari justru melontarkan pernyataan yang membuat Ferrucio Lamborghini tersinggung.

“Anda mungkin bisa mengemudikan traktor, tetapi Anda tak akan pernah bisa mengemudikan mobil Ferrari dengan benar.” []

SUMBER: 400GT | WIKIPEDIA | FAKTA4

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline